Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi Segera Diresmikan Jokowi

Jokowi meninjau persiapan jalan tol Trans Sumatera

Jokowi meninjau persiapan jalan tol Trans Sumatera

 

POJOKSUMUT.com, JAKARTA – Kendati tidak ditargetkan tersambung pada 2019 seperti Trans Jawa, pembangunan tol Trans Sumatera terus digenjot.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan ruas tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (61,72 km) dan Palembang- Indralaya sepanjang (22 km) siap diresmikan.

Selesainya pembangunan kedua ruas tol ini menambah panjang jalan tol di Indonesia yang ditargetkan bertambah 1.800 km dalam periode 2015-2019.

Kehadiran tol itu akan meningkatkan konektivitas sehingga memperlancar distribusi dan menurunkan biaya logistik barang dan jasa.

Tol itu semakin memperkuat struktur kawasan perkotaan metropolitan Medan-Binjai- Deli Serdang-Karo sebagai metropolitan terbesar ketiga terbesar di Indonesia.

Tol itu juga sekaligus menghubungkan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi nasional di bagian barat.

Seperti kawasan industri Medan, Bandara Kualanamu, Pelabuhan Kuala Tanjung, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkae, serta akses menuju Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba karena akan terkoneksi dengan Tol Tebing Tinggi-Pematang Siantar-Parapat.

Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR Endra S Atmawidjaja mengatakan, untuk ruas Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi peresmiannya tinggal menunggu jadwal Presiden saja.

Semua sudah siap seratus persen termasuk rambu, marka jalan, dan infrastruktur pendukung jalan tol juga telah dipasang sempurna.

“Rencananya tanggal 10 (Oktober). Tunggu waktu dari Presiden,” ujar Endra kepada Jawa Pos kemarin.

Jalan tol tersebut terbagi menjadi tujuh seksi. Seksi 1-6 sepanjang 52,85 km terbentang dari Tanjung Morawa hingga Sei Rampah.

Sementara Seksi 7 Sei Rampah-Tebing Tinggi ditargetkan rampung pada April 2018 karena masih terkendala pengadaan lahan yang melewati kawasan permukiman.

Pembangunan dilakukan melalui skema kerja sama pemerintah dengan Badan Usaha Jalan Tol ( BUJT) yakni PT Jasamarga Kualanamu Tol (JMKT).

Pemerintah memberikan dukungan berupa konstruksi Seksi 1 Simpang Tanjung Morawa – Simpang Perbarakan (7,5 Km) dan Seksi 2 Simpang Perbarakan – Kualanamu (7,05 Km) dengan anggaran sebesar Rp 1,4 triliun.

(jpg/pojoksumut/sdf)



loading...

Feeds