Syahrini Janji Berangkatkan 10 Jamaah Korban First Travel

Gaya Syahrini saat mendatangi Bareskrim Polri, Rabu (27/9/2017).
foto : Ricardo/jpnn

Gaya Syahrini saat mendatangi Bareskrim Polri, Rabu (27/9/2017). foto : Ricardo/jpnn

POJOKSUMUT.com, PENYANYI Syahrini berjanji akan membantu para jamaah korban penipuan First Travel.

 

Ini diungkapkannya usai menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri, Senin (9/10/2017).

 

Mantan duet Anang Hermansyah itu mengaku akan memberangkatkan umrah 10 jamaah.

 
“Saya sebagai yang pernah beberapa kali umrah sangat prihatin. Dan kasus ini saya berharap sekali semoga jamaah-jamaah yang belum berangkat, yang sudah mengumpulkan uang bertahun-tahun, ada yang puluhan tahun, bisa segera berangkat. Insyaallah saya ingin membantu,” ujarnya.

 
Pelantun lagu Sesuatu itu tidak sekadar mengungkapkan rencana itu kepada awak media. Sebab, perempuan kelahiran 1 Agustus 1982 yang masih melajang itu juga sudah menyampaikan niatnya membantu para jemaah korban First Travel kepada penyidik BareskrimPolri.

 
“Saya ingin sekali membantu, tadi udah bilang pada bapak penyidik di dalam. Siapa saja yang benar-benar sudah puluhan tahun atau belasan tahun sudah mengumpulkan uang, tapi saat ini belum berangkat, Insya Allah (saya) ingin membantu,” tuturnya.
Syahrini mengatakan, dirinya mau bekerja sama dengan First Travel karena melihat perusahaan milik Andika Surachman dan Anniesa Hasibuan itu bonafide dan berpengalaman di bidang umrah maupun haji.

Selain itu, First Travel juga ingin bekerja sama dengan Syahrini.  “Kalau saya entertainer kerja sama dengan company apa pun sudah biasa, baik di bidang nyanyi atau usaha lain, apalagi urusan ibadah,” ujar Syahrini.
Awalnya, dia meminta manajer yang juga adiknya, Aisyahrani untuk mencarikan travel terbaik guna berangkat umrah. Akhirnya, pilihannya jatuh ke First Travel. ‎

Pada saat menjalin kerja sama, Syahrini tidak tahu bahwa perusahaan itu akan bermasalah. Sebab, niat awalnya adalah beribadah bersama keluarga.

“Saya mau ibadah yang baik, tenang dan betul-betul menikmati ibadah bersama keluarga dan ketemu travel ini. Tanpa saya ketahui travel ini bermasalah sebegini besarnya di negeri ini,” ujar Syahrini.

Sementara Rani menambahkan, pihaknya akan menghubungi Yayasan Peduli Korban First Travel.
Tujuannya untuk meminta data para jamaah yang sudah menabung puluhan tahun, tetapi belum berangkat umrah.

 
“Saya akan hubungin Yayasan Peduli Korban First Travel. Jadi saya akan hubungin yayasan tersebut,” ungkap Rani.(gil/jpnn/nin) 



loading...

Feeds