Dua Pegawai Diduga Larikan Uang Rp6 Miliar, BRI Masih Bungkam

Foto dua oknum pegawai BRI yang diduga melarikan uang kas.
foto : IST/Sumutpos/jpg

Foto dua oknum pegawai BRI yang diduga melarikan uang kas. foto : IST/Sumutpos/jpg

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Kasus dugaan penggelapan uang yang dilakukan dua oknum pegawai Tambahan Kas Kantor (TKK) BRI Cabang Medan Putri Hijau dengan kerugian sebesar Rp6 miliar, menjadi pelajaran berharga bagi dunia perbankan.

Namun sayang, pihak BRI tersebut masih bungkam dan belum mau memberi penjelasan secara detail.

Pihak BRI Cabang Medan Putri Hijau yang dikonfirmasi terkesan menutup diri. Saat didatangi kantornya di Jalan Putri Hijau Senin (16/10/2017) siang, ternyata dihadapkan dengan orang yang tak berkompeten yaitu Manager Operasional, Gagah Sinaga dan asistennya August.

Keduanya pun tak banyak memberikan penjelasan, apakah sudah sesuai SOP yang dilakukan dalam pengambilan uang.

“Pimpinan sedang berada di luar, sehingga kami tidak bisa memberikan informasi yang lebih detail. Untuk detail penjelasan lebih lanjut kita ada orang yang berkompeten dari BRI, terutama bagian Legal. Jadi, yang pasti sampai saat ini kami sudah melaporkan kasusnya kepada polisi dan menunggu bagaimana kelanjutannya,” ujarnya.

Baca Juga : Wanted! Dua Oknum Petugas BRI Diduga Larikan Mobil Kantor dan Uang Rp6 Miliar

Tak jauh beda diutarakan Kepala BRI Cabang Medan Putri Hijau, Amal. Ketika ditemui di kantornya sore hari, Amal tak berkenan memberi penjelasan dan meminta datang besok.

“Kami bukannya menghambat, tapi takut salah. Makanya, besok dijelaskan secara detail,” ucapnya singkat.

Sebagaimana diketahui, dua petugas TKK BRI Cabang Medn Putri Hijau sedang diburu setelah diduga membawa kabur uang sebesar Rp6 miliar.

Hal ini diketahui setelah, keduanya diduga melarikan sebuah mobil kantor jenis Xenia warna hitam BK 1602 EB pada Jumat (13/10/2017), sekira pukul 12.10 WIB.

Kedua orang petugas TKK BRI itu adalah Boy Nanda warga Jalan Platina VII E No 1 Komplek Dalam Tanah 600 Marelan dan Herman warga Jalan Meranti Desa Sampali, Kecamatan Percut Seituan. (fir/pojoksumut)



loading...

Feeds

Mari Selamatkan Hutan Batangtoru

"Selama ini yang terjadi, apalagi di Sumatera Utara, upaya konservasi selalu kalah dengan industri. Selain advokasi, yang harus dilakukan adalah …