Bank Sumut Bersama PWI Gelar Workshop Jurnalistik Perbankan

Sekretaris PWI Sumut Edward Thahir (kiri) bersama pejabat Bank Sumut.

Sekretaris PWI Sumut Edward Thahir (kiri) bersama pejabat Bank Sumut.

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Berbagai insan pers berbagai media di Medan mengikuti workshop Jurnalistik Perbankan di The Hill, Sibolangit, Kabupaten Deliserdang, selama tiga hari, Rabu-Jumat (18-20/10/207).

Kegiatan ini merupakan kerjasama Bank Sumut dengan DPD PWI Sumatera Utara.

Rombongan peserta workshop dilepas oleh Direktur Utama (Dirut) Bank Sumut Edie Rizliyanto dari Kantor Bank Sumut, Jalan Imam Bonjol Medan, Rabu (18/10/2017).

Sebelum diberangkatkan Dirut Bank Sumut didampingi Ketua PWI Sumut H Hermansyah dan Sekretaris PWI Sumut Edward Thahir secara simbolis menyematkan bet peserta kepada Indah Pratiwi dari Harian Analisa dan Sugiarto dari Harian Waspada.

Ketua PWI Sumut H Hermansyah dalam sambutannya menyampaikan, kegiatan ini merupakan kerjasama perdana PWI Sumut periode kepemimpinannya, dalam rangka meningkatkan dan menambah wawasan Sumber Daya Manusia (SDM) di kalangan insan pers, terutama tentang perbankan.

“Peserta akan mendapatkan bimbingan dan pelatihan tentang perbankan. Kami berharap melalui pelatihan ini benar-benar menggali ilmu tentang perbankan sedalam-dalamnya,” ujarnya.

Dia juga berharap kegiatan ini bisa terlaksana rutin setiap tahun, sehingga ilmu tentang perbankan bisa diupdate kawan-kawan wartawan.
Apalagi wartawan ini terdiri dari berbagai disiplin ilmu, sehingga dengan adanya pelatihan ini bisa menambah wawasan dan pembelajaran bagi peserta dalam peliputan tentang perbankan dan apa yang dituliskan wartawan di media massa bisa dipahami dengan mudah oleh pembaca.

“Kami sangat mengapresiasi kerjasama ini dengan menggelar pelatihan, karena ini juga sebagai salah satu upaya peningkatan SDM. Dan saat ini PWI sedang getol meningkatkan SDM wartawan dengan Kompetensi Wartawan, sehingga ke depan yang diharapkan adalah wartawan berkompeten. Bahkan Dewan Pers mengisyaratkan, kedepan wartawan yang meliput di lapangan wajib memiliki kompetensi, ” tegasnya.

Sementara itu, Dirut Bank Sumut Edie Rizliyanto menyambut baik kegiatan workshop Jurnalistik Perbankan kerjasama Bank Sumut dan PWI tersebut, bahkan siap untuk mensupport.

“Bentuk kerjasama PWI dengan Bank Sumut tentunya seperti workshop jurnalistik perbankan. Itu merupakan bentuk kerjasama harmonis antara Bank Sumut dengan insan pers,” ujarnya.

Dalam workshop ini, lanjutnya akan menghadirkan beberapa narasumber untuk saling sharing tentang perbankan. Apalagi, saat ini perbankan banyak memiliki berbagai tantangan terutama tentang financial technology (Fintec). Untuk itu, katanya, OJK menganjurkan perbankan untuk melakukan kerjasama dan berkolaborasi dengan berbagai pihak.

Pada kesempatan itu, Edie memaparkan bahwa, saat ini Bank Sumut selaku BPD merupakan yang terbesar di luar pulau Jawa. Banyak inisiatif dan kerjasama dengan mitra kerja lainnya, diangkat menjadi percontohan oleh OJK untuk seluruh BPD se Indonesia.

“Contoh kita sudah bekerjasama dengan Bank Jerman sejak 2011. Oleh OJK diangkat ke level nasional, seluruh BPD diminta untuk mencontoh Bank Sumut. Kerja sama ini untuk pemberdayaan kredit mikro,” ujarnya.

Kemudian kerjasama dengan SML Finansial, salah satu anak perusahaan dari Kementerian Keuangan. Dalam hal ini kerjasama refinancing yaitu salah satu transaksi keuangan. Kemudian kerjasama membuat SOP KPR yang dibuatkan oleh SML untuk Bank Sumut. Kerjasama ini juga diangkat ke level nasional dan seluruh BPD diminta untuk menggunakan SOP seperti yang digunakan Bank Sumut.

“Itu contoh-contoh inisiatif Bank Sumut yang diakui di tingkat nasional, dan yang sudah baik itu langsung diterapkan untuk seluruh BPD. Jadi Bank Sumut sudah diakui di tingkat nasional,” tegasnya.

Dalam kegiatan workshop ini, Edie Rizliyanto berharap bisa memberikan manfaat dan membawa kebaikan. “Mudah-mudahan apa yang kita buat dan kerjasamakan akan membawa kebaikan dan memberikan benefit (keuntungan),” pungkasnya. (sdf/pojoksumut)



loading...

Feeds

Mari Selamatkan Hutan Batangtoru

"Selama ini yang terjadi, apalagi di Sumatera Utara, upaya konservasi selalu kalah dengan industri. Selain advokasi, yang harus dilakukan adalah …