Kisah Wen Xianyou, TKA Ilegal Asal Tiongkok, ke Indonesia Memilih Jadi PKL

 Wen Xianyou saat di Kantor Imigrasi.
foto : Banjarmasin/JPG

Wen Xianyou saat di Kantor Imigrasi. foto : Banjarmasin/JPG

POJOKSUMUT.com, KALSEL-Seorang pria Tiongkok membuat heboh polisi dan petugas imigrasi di Banjarbaru, Kalimantan Selatan (Kalsel). Pasalnya, pria bernama Wen Xianyou memilih datang ke Indonesia dan menjadi Pedagang Kaki Lima (PKL).

Ini menjadi unik, lantaran dalam kasus-kasus pada umumnya, tenaga kerja asing (TKA) ilegal adalah tenaga ahli yang terlibat proyek infrastruktur atau pertambangan lokal.

Dalam rilis kasus tersebut, kemarin disertakan foto-foto Wen selama di bawah pengintaian. Dalam foto yang diambil secara candid itu, Wen membuka lapak di tengah jalan Pasar Bauntung Banjarbaru. Berjubel bersama pedagang sayur dan ayam potong tanpa payung peneduh. Ia dikerumuni pembeli yang semuanya ibu-ibu.

Penampilannya ketika berdagang terbilang sederhana, Wen mengenakan kaos polo warna krem yang sudah kucel. Dipadukan dengan celana pendek warna putih bersih. Plus sepatu kulit warna coklat tanpa kaos kaki.

Barang dagangan ia hamparkan di atas meja kecil yang mengenakan kain taplak warna merah menyala. Sepintas pandang, Wen tampak seperti WNI biasa, bukan TKA ilegal yang sedang diburu-buru petugas.

Selama menginap di ruang tahanan imigrasi di Jalan Ahmad Yani kilometer 22 Landasan Ulin, penyidik juga mulai terbiasa dengan perilaku Wen.

Ketika tidak sedang diinterogasi, Wen akan keluyuran kesana-kemari dengan ponsel kecilnya. Bercakap cepat dalam Bahasa Tiongkok. Ditanya menghubungi siapa, ia mengaku harus sering-sering mengabari keluarga.

Namun, begitu dicecar pertanyaan, ia mendadak pendiam. Jawaban yang ia berikan itu-itu juga, gelengan kepala sebagai tanda tidak tahu atau tidak mengerti. Ketika lapar dan meminta makan, barulah Wen memanggil petugas dan memberi isyarat dengan menepuk-nepuk lambungnya.

Saat dipotret Radar Banjarmasin (Jawa Pos Group) kemarin pagi, Wen sudah berganti pakaian dengan kaos oblong hitam dan celana jins biru pudar yang kedodoran. Melihat kamera dikeluarkan, ia tak ragu untuk menatap lurus ke arah lensa.

“Target kami sekarang merampungkan proses pro justisia terkait penyalahgunaan izin tinggal,” tegas Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Banjarmasin Syahrifullah.(syarafuddin/JPG/nin)



loading...

Feeds