Pergi Sehat, TKI Asal Siantar Sakit dan Meninggal di Malaysia

Jenazah korban tiba di kediamannya di Siantar, Selasa (17/10/2017).
foto : Metro siantar/JPG

Jenazah korban tiba di kediamannya di Siantar, Selasa (17/10/2017). foto : Metro siantar/JPG

POJOKSUMUT.com, SEORANG Tenaga Kerja Indonesia (TKI), Aliman Purba menghembuskan nafas terakhirnya di Portklang, Malaysia. Pria asal Siantar ini bekerja di Malaysia sebagai pekerja doorsmeer.

Kabar meninggalnya Aliman Purba (25) diterima keluarga Jumat (13/10). Warga Jalan Medan KM 7, Simpang Tapioka, Kelurahan Tanjung Tongah, Kecamatan Siantar Martoba ini dikabarkan ditemukan meninggal di dalam kamar. Atas bantuan pemilik doorsmeer tempatnya bekerja, jenazah Aliman dipulangkan ke Indonesia dan tiba di Bandara Internasional Kualanamu, Selasa (17/10/2017) pagi dan dimakamkan di TPU di sekitar kediamannya.

Menurut anggota keluarga, sekitar tiga bulan setelah di Malaysia, Aliman sering sakit dan harus menjalani perawatan. Pemilik doorsmeer langsung membawanya menjalani perobatan. Namun takdirnya, Jumat kemarin, Alimin ditemukan meninggal dunia.

Menurut Iman Sigumorong (31), abang kandung Aliman, kepada wartawan, mengatakan, setelah mendengar kabar Alimin meninggal, mereka bingung bercampur takut. Bingung dikarenakan keadaan ekonomi keluarga dan juga takut karena sehari sebelumnya, Iman masih berkomunikasi lewat layanan video call telepon seluler.

Pemilik pasport dengan nomor 5857491 sempat mengeluh rasa sakit yang dideritanya. Mereka juga kebingungan mengirimkan jenazah Iman dari Malaysia ke Indonesia.

Beruntung atas bantuan pemilik tempatnya bekerja, jenazah Aliman pun akhinya dikirim melalui jasa pengiriman PT Jasa Angkasa Semesta dari Malaysia. Dan di Bandara Internasional Kualanamu, tim relawan Semangat Baru JR Saragih membantu seluruh biaya pengiriman jenazah dari KNIA hingga sampai ke rumah duka.

Arifin Damanik, salah seorang tim relawan JR Saragih, menyampaikan bahkan pengiriman jenazah dengan mempergunakan ambulans milik DPD Partai Demokrat Sumatera Utara.

”Tugas kami adalah melayani masyarakat. Mereka butuh bantuan, maka kami Bantu,”kata Arifin. Sementara seorang wanita yang mengaku kerabat Iman Purba di rumah duka mengatakan, jenazah Iman langsung dikebumikan satu jam setelah tiba.

“Tadi jam setengah satu sampai. Dikebumikan di dekat sini sekitar Pukul 13.30 WIB,” kata wanita berhijab ini.

Dijelaskannya, Aliman ke Malaysia setelah mengikuti seleksi di Dinas Tenaga Kerja Kota Siantar. Ketika diberangkatkan, kondisinya sehat. Setelah di Malaysia Aliman divonis mengalami sakit di bagian syaraf. (CR05/esa/ms/JPG/nin)



loading...

Feeds