Sunat Dana BOS, Kadisdik Langkat Resmi Tersangka!

ilustrasi
pixabay

ilustrasi pixabay

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Penyidik Tipikor Direktort Reskrimsus Polda Sumut akhirnya menahan Kadis Pendidikan Langkat, Salam Syahputra terkait OTT kasus pungli dana BOS.

Selain dia, turut ditahan Bendahara BK2SN Patini, Korwil Langkat Hilir Sukarjo dan Korwil Langkat Teluk Haru Restu Balian.

Sementara tujuh orang lainnya dijadikan sebagai saksi.

“Hanya empat orang yang dinyatakan cukup unsur untuk dilakukan penahanan sedangkan 7 orang lagi yakni Kepala sekolah hanya saksi,” ujar Kasubdit III Tipikor Ditreskrimsus Polda Sumut AKBP Putu Yudha Putra, Rabu (18/10/2017).

Diutarakannya, dari hasil pemeriksaan sementara, para tersangka sudah tiga kali melakukan pungli dana BOS. Sedangkan, yang keempat kali baru mereka terkena OTT.

“Uang yang disita sebesar Rp76.010.000, berikut daftar hadir dan buku setoran,” bebernya.

Dia menambahkan, para tersangka dipersalahkan melanggar Pasal 12 huruf e Pasal 11 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999, sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Sebelumnya, tim Saber Pungli Tipikor Ditreskrimsus Poldasu melakukan OTT (Operasi Tangkap Tangan) 11 pejabat dilingkungan Dinas Pendidikan Langkat salah satunya Kadisdik Langkat Salam Syahputra termasuk sejumlah Kepsek SMPN, Selasa (17/10/2017) siang.

Para pejabat Dinas Pendidikan Langkat ditangkap karena diduga melakukan pungutan liar (pungli) dana bantuan operasional sekolah (BOS) sebesar Rp.10.000 persiswa se Kab Langkat. OTT dilakukan di SMPN 4 Sei Lepan Desa Harapan Makmur, Kec. Sei Lepan, Kab. Langkat. (fir/pojoksumut)



loading...

Feeds