Tok..Tok..Tok! Aktor Malaysia Pemilik Sabu Ini Divonis 11 Tahun Penjara

Khaeryll Benjamin bin Ibrahim alias Benji, WNA asal Malaysia yang juga aktor mendengarkan vonis majelis hakim, Rabu (18/10/2017).

Khaeryll Benjamin bin Ibrahim alias Benji, WNA asal Malaysia yang juga aktor mendengarkan vonis majelis hakim, Rabu (18/10/2017).

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Warga Negara (WN) Malaysia Khaeryll Benjamin bin Ibrahim alias Benji warga Bandar Utama Damansara 47800 Petaling Jaya Selangor, divonis 11 tahun penjara dalam kasus kepemilikan narkotika.

Ini dibacakan hakim dalam persidangan yang berlangsung di ruang Kartika Pengadilan Negeri Medan, Rabu (18/10/2017) sore.

Tak hanya hukuman penjara, Majelis hakim yang diketuai Wahyu Prasetyo Wibowo dalam amar putusannya juga membebankan terdakwa untuk membayar denda sebesar Rp1 miliar atau bila tidak mampu membayar digantikan kurungan badan selama tiga bulan.

“Menyatakan terdakwa terbukti secara sah melakukan secara melawan hukum memilki narkotika golongan I dengan berat 4,5 gram. Majelis hakim dengan ini menjatuhkan hukuman 11 tahun penjara,” ujar majelis hakim.

Dengan vonis tersebut, barang bukti milik terdakwa berupa dua bungkus narkotika dengan berat 4,5 gram akan dimusnahkan. Selain itu terdakwa juga dibebankan biaya perkara sebesar Rp5000.

Benji yang mendengar vonis tersebut tidak langsung menerima, dia menyatakan pikir-pikir. “Saya pikir-pikir yang mulia,” ujar Benji.

Usai sidang Benji kepada wartawan pun menegaskan tidak terima dengan putusan itu. “Saya ini hanya pemakai, saya tidak terima, itu terlalu tinggi,” ujarnya saat dibawa ke sel sementara PN Medan.

Seperti diberitakan sebelumnya, Benji ditangkap petugas Bea dan Cukai Bandara Kualanamu Internasional, setelah menyembunyikan sabu seberat 4,5 gram dalam duburnya saat mendarat dari pesawat Malindo Air pada Selasa 18 April 2017 lalu.

Pria yang juga berprofesi sebagai aktor dan DJ ini mengaku kedatangannya ke Medan untuk show di salah satu hotel berbintang lima di Kota Medan. (fir/pojoksumut)



loading...

Feeds

Mari Selamatkan Hutan Batangtoru

"Selama ini yang terjadi, apalagi di Sumatera Utara, upaya konservasi selalu kalah dengan industri. Selain advokasi, yang harus dilakukan adalah …