Istri Gila, Bantu Selingkuhan Bunuh Suami Sendiri!

 Tersangka Sud (dua kanan) mendalangi kasus pembunuhan suaminya, Uun Hidayat, Agustus lalu. Rabu (18/10) bersama selingkuhannya, Sega (54) ditunjukkan kepada wartawan di Mapolres Ciamis. (Iman SR/Radar Tasikmalaya/JawaPos.com)

Tersangka Sud (dua kanan) mendalangi kasus pembunuhan suaminya, Uun Hidayat, Agustus lalu. Rabu (18/10) bersama selingkuhannya, Sega (54) ditunjukkan kepada wartawan di Mapolres Ciamis. (Iman SR/Radar Tasikmalaya/JawaPos.com)

 

POJOKSUMUT.com, Kasus pembunuhan guru SMPN 1 Pamarican, Ciamis, Uun Ruhimat (60) akhirnya terungkap.

Tak diduga, dalang pembunuhan adalah istrinya sendiri, Sud (54). Dia berkongsi dengan selingkuhannya, Sage alias Ratno (54) untuk melakukan aksi jahat mereka. Kini, keduanya terancam menghabiskan sisa hidup mereka di penjara.

Waka Polres Ciamis Kompol Imam Rachman mengatakan, awalnya polisi menduga Uun Ruhimat yang ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya, Dusun Pamarican, Desa Pamarican, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Agustus lalu, sebagai kasus perampokan.

Namun, setelah mereka melakukan pengembangan, polisi mendapatkan data-data yang mengarah kepada pembunuhan berencana. Terlebih saat menjalani pemeriksaan, istri korban, Sud memberikan keterangan yang mencurigakan. Perempuan kelahiran Lampung 54 tahun lalu itu kerap memberikan keterangan yang tidak konsisten.

Kepada polisi, Sud awalnya mengaku dipukul pembunuh. Namun saat menjalani visum, tidak demikian. Yang membuat kasus itu mulai terang benderang yaitu saat polisi menemukan percakapan-percakapan antara Sud dengan selingkuhannya, Sage.

Percakapan itu ditemukan polisi di hape perempuan yang memiliki hubungan asmara dengan pria yang ditangkap di Lampung 10 Oktober lalu itu.

”Hingga di sana kami bisa mengungkap kasus tersebut, hingga melakukan penangkapan dulu terhadap Sage di Maringai Lampung,“ terang Kompol Imam Rachman.

Seperti diberitakan Radar Tasikmalaya (Jawa Pos Group), sebelum-sebelumnya, saat penangkapan Sage, polisi yang berasal dari gabungan Polda Jabar, Polda Lampung, Polres Ciamis dan Polsek Labuhan Maringgai Lampung mendapatkan perlawanan dari pria bertubuh gempal itu.

Sage saat itu merebut senjata laras panjang milik anggota kepolisian. Aparat pun lalu melakukan tindakan keras. Menembak bagian perut tersangka.

Dia sempat menjalani perawatan di Lampung hingga dibawa ke RSUD Ciamis. Kini, dia sudah diamankan di Polres Ciamis bersama selingkuhannya, Sud. Mereka ditahan.

“Keduanya kita kenakan Pasal 340 jo Pasal 55 jo Pasal 56 KUHPidana ancaman hukuman maksimal seumur hidup,” terang Kompol Imam.

Dari pengakuan tersangka Sud, Sage sengaja ke Pamarican sebelum pembunuhan. Dia tiba di Ciamis, tiga hari sebelum pembunuhan.

Dia disembunyikan Sud di gudang rumahnya. Pada Selasa 22 Agustus, tepatnya dini hari, Uun pun dieksekusi. Saat itu, sekitar pukul 02.00, Uun ke WC untuk buang air kecil.



loading...

Feeds

Mari Selamatkan Hutan Batangtoru

"Selama ini yang terjadi, apalagi di Sumatera Utara, upaya konservasi selalu kalah dengan industri. Selain advokasi, yang harus dilakukan adalah …