Antisipasi Banjir, Pemko Tanjungbalai dan Jajarannya Bersih-bersih

Kegiatan bersih-bersih di Tanjungbalai.
foto : Taufik/pojoksumut

Kegiatan bersih-bersih di Tanjungbalai. foto : Taufik/pojoksumut

POJOKSUMUT.com, TANJUNGBALAI-Wali Kota Tanjungbalai H M Syahrial bertekad untuk konsisten ciptakan lingkungan yang sehat dan bersih.

Ini diungkapkannya saat memimpin Apel Siaga Bencana dalam rangka Bakti Sosial Taruna Siaga Bencana Tahun 2017 di Halaman Koramil 17, Kelurahan Pahang Kecamatan Datuk Bandar, Sabtu (21/10/2017).

Apel ini diikuti kurang lebih 300 personil yang terdiri dari ASN di lingkungan Pemko Tanjungbalai, DPD KNPI Tanjungbalai, Karang Taruna, Ikatan Pekerja Sosial Masyrarakat (IPSM) Tanjungbalai, Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan dan Taruna Siaga Bencana (TAGANA).

Bakti Sosial Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Tahun ini pelaksanaannya dipusatkan di sepanjang Jalan Husni Thamrin dan Jalan H M Nur dibagi dalam lima Tim/Grup.

Dalam sambutannya, Syahrial mengatakan bahwa kegiatan ini adalah salah satu kesiapsiagaan dalam penanggulangan bencana banjir di Kota Tanjungbalai.

“Paradigma penanggulangan bencana saat ini telah mengalami perubahan dari Fatalistik Responsive (Kedaruratan) ke Preventif Proaktif (Kesiapsiagaan yang aktif). Dalam hal inilah melibatkan seluruh komponen dan Kelembagaan yang ada di masyarakat. Sehingga peran masyarakat tidak lagi menjadi objek, tetapi sebaliknya membandingkan subjek dan pelaku utama dalam penanggulangan bencana,” ujarnya.

“Saya menekankan kepada Camat, Lurah dan Kepala Lingkungan se-Kota Tanjungbalai agar lebih gencar mensosialisasikan cara hidup sehat dan bersih kepada masyarakat dan memastikan fasilitas tempat sampah di setiap lingkungan, tidak melakukan kegiatan atau mendirikan bangunan yang menghambat lancarnya saluran air. Mari kita ciptakan lingkungan yang sehat dan bersih di Kota Tanjungbalai. Karena kebersihan sebagian dari iman,” jelasnya.

Wali Kota Tanjungbalai H M Syahrial menyerahkan bibit abate.
Foto : Taufik/Pojoksumut

Dalam meningkatkan partisipasi masyarakat tersebut, kata Syahrial Kementerian Sosial telah merekrut relawan sosial yaitu TAGANA yang berasal dari masyarakat peduli dan aktif dalam penanggulangan bencana. Kegiatan ini sendiri merupakan bagian menyambut ulang tahun Taruna Siaga Bencana ke-13.

Usai apel seluruh peserta yang terbagi dalam lima grup langsung berkerja, pekerjaan dilakukan dengan menitikberatkan pembersihan saluran drainase.

Dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan fogging di seluruh saluran drainase yang telah dibersihkan serta penyerahan bibit abate dari Wali Kota kepada masyarakat guna menjaga lingkungan dan rumah terhindar dari penyakit Demam Berdarah (DBD). (CR-1/pojoksumut)



loading...

Feeds

Mari Selamatkan Hutan Batangtoru

"Selama ini yang terjadi, apalagi di Sumatera Utara, upaya konservasi selalu kalah dengan industri. Selain advokasi, yang harus dilakukan adalah …