Dorrr! Pelaku Jambret Warga Asing Ditembak Polisi

Wakasatreskrim Kompol Ronni Bonic (kiri) menghadirkan barang bukti dan tersangka jambret warga asing

Wakasatreskrim Kompol Ronni Bonic (kiri) menghadirkan barang bukti dan tersangka jambret warga asing

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Personel Unit Pidana Umum (Pidum) Subnit Jatanras Satreskrim Polrestabes Medan, meringkus pelaku spesialis jambret tas warga asing asal Italia.

Dalam penangkapan itu, polisi terpaksa menembak kaki tersangka Dedi Syahputra alias Dedi (25) warga Jalan Pertemuan, Kelurahan Sidorame Timur, Kecamatan Medan Perjuangan.

“Tersangka kami berikan tindakan tegas karena melakukan perlawanan dengan cara mencoba melarikan diri saat akan ditangkap,” ungkap Kasatreskrim Polrestabes Medan AKBP Febriansyah melalui Wakasatreskrim Kompol Ronni Bonic, Sabtu (21/10/2017).

Dijelaskannya, aksi jambret tersangka Dedi dan temannya E yang masih diburon dilakukan pada Sabtu (16/9/2017) pekan lauu sekira pukul 13.40 WIB. Saat itu, korban yang bernama Matilde Sfrappini (16) hendak ke rumah makan cepat saji di kawasan Lapangan Merdeka Medan.

Dari Asrama Kowilhan Jalan Karsa, Kecamatan Medan Barat, korban menggunakan jasa ojek online. Setibanya di Jalan Balai Kota Medan, sepeda motor ojek online yang ia tumpangi dipepet sepeda motor yang dikendarai tersangka Dedi dan temannya.

“Tersangka Dedi yang berada di boncengan langsung menarik tas sandang korban dari sebelah kiri. Setelah berhasil merampas tas korban, mereka lantas kabur dengan kecepatan tinggi ke arah Jalan Putri Hijau,” terang Bonic.

Setelah kejadian, korban lantas melapor ke Polrestabes Medan. Sejumlah personel Unit Pidum Subnit Jatanras Satreskrim Polrestabes Medan yang menangani kasus tersebut langsung melakukan penyelidikan bersama anggota Timsus I.

Proses penyelidikan langsung dipimpin Kanit Pidum AKP Rafles Marpaung. Hasil penyelidikan, polisi dapat mengidentifikasi identitas tersangka. Namun pada saat akan ditangkap, tersangka Dedi ini berusaha melarikan diri sehingga dilakukan tindakan tegas.

“Dari penangkapan Dedi, disita barang bukti satu unit handphone, celana pendek jeans warna biru, helm warna cream bergambar kucing, uang sebanyak Rp100.000 dan sepasang sendal,” beber Bonic.

Ia menambahkan, terhadap tersangka Dedi masih dilakukan penyidikan. Dia dipersangkakan dengan Pasal 365 ayat (1) dan ayat (2) ke 2e KUHPidana. (fir/pojoksumut)



loading...

Feeds

Mari Selamatkan Hutan Batangtoru

"Selama ini yang terjadi, apalagi di Sumatera Utara, upaya konservasi selalu kalah dengan industri. Selain advokasi, yang harus dilakukan adalah …