Jahat! Empat Pemuda Cekoki Sabu dan Miras ke Janda Anak Satu Hingga Tewas

ilustrasi mayat

ilustrasi mayat


POJOKSUMUT.com, MEDAN
-Khairunnisa alias Ica (20) meregang nyawa setelah dicekoki sabu-sabu dan minuman keras oleh empat teman prianya.

Sebelum diracuni narkoba, empat teman pria janda beranak satu ini sudah berniat jahat untuk memperkosa korban.

Adapun keempat lelaki yang meracuni korban dengan miras dan narkoba yakni Aden Sihotang (27), Ahmad Chaidir Ichsan (23), Maulana alias Mul (34), dan Muhammad Yasin Lubis alias Husein (27).

Dari mereka, disita barang bukti sepeda motor Honda Beat BK 6837 AGK, Honda Vario BK 2227 AHD, tas sandang milik korban, delapan unit handphone, satu gelas serta satu bungkus susu sachet yang digunakan untuk mencampur minuman keras.

Kapolsek Percut Seituan Kompol Pardamean Hutahaean menyebutkan, peristiwa ini terjadi pada Rabu (18/10/2017) malam lalu.

Saat itu, tiga tersangka Ichsan, Mul dan Husein berkunjung ke rumah Aden di Jalan Perjuangan, Dusun Bulan Sari, Amplas.

Sesampainya di rumah itu, Ichsan, Mul dan Husein meminta Aden membeli sabu. Mereka pun menghubungi Icha warga Jalan Pasar Beringin, Gang Rambutan, Medan Tembung.

“Setelah sabu dibeli dan korban tiba di rumah tersangka Aden, para pelaku mencekoki korban dengan sabu. Setelah itu, korban dipaksa menenggak minuman keras,” ungkap Pardamean dalam keterangan pers di kantornya, Senin (23/10/2017).

Setelah kebanyakan menghisap sabu dan minum miras, korban kejang-kejang. Tersangka yang panik lalu menghubungi keluarga korban. Namun sayangnya, nyawa korban tak terselematkan.

“Dua tersangka bernama Aden dan Ichsan setelah kejadian kami amankan di kawasan Delitua. Mereka sempat melarikan diri,” sebut Pardamean.

Tersangka lainnya, masing-masing Mul dan Husein juga kabur. Mereka takut ditangkap dan berusaha melarikan diri keluar Kota.

Lantaran khawatir pelaku kabur terlalu jauh, Pardamean memerintahkan Kanit Reskrim, Iptu Philip Antonio Purba untuk membentuk tim mengejar para tersangka. Alhasil, beberapa hari lalu Mul dan Husein ditangkap.

“Ketika diamankan, Mul dan Husein melawan. Keduanya kami hadiahi timah panas di bagian betisnya,” beber Pardamean. (fir/pojoksumut)



loading...

Feeds

Mari Selamatkan Hutan Batangtoru

"Selama ini yang terjadi, apalagi di Sumatera Utara, upaya konservasi selalu kalah dengan industri. Selain advokasi, yang harus dilakukan adalah …