PLN Targetkan 2018 Seluruh Desa di Sumut Dialiri Listrik

Ilustrasi
Pixabay

Ilustrasi Pixabay

POJOKSUMUT.com, MEDAN-PT PLN (Persero) Wilayah Sumatera Utara (Sumut) optimis pada Desember 2018 seluruh desa di wilayah kerjanya sudah teraliri listrik. Selain karena didukung oleh anggaran, kontribusi dukungan juga datang dari berbagai pihak terkait, khususnya pemerintah daerah (Pemda).

“Dukungan Pemda sejauh ini bagus, terutama para bupati. Mereka sangat menyadari bahwa program ini untuk rakyat. PLN di sini hanya berperan sebagai pelaksana public service obligation, bukan komersil,” kata General Manager PT PLN Wilayah Sumut, Feby Joko Priharto di Medan baru-baru ini.

Menurut dia, saat ini Sumut sendiri dinilai sudah memiliki rasio elektrifikasi yang cukup tinggi dibandingkan dengan daerah lain di Pulau Sumatera, yakni 95 persen.

Angka rasio itu menandakan hampir setiap kepala keluarga sudah mendapatkan listrik dan tinggal 5 persen saja yang belum.

“Sudah tergolong tinggi angka rasio 95 persen. Sebab, Riau saja misalnya, masih memiliki rasio elektrifikasi sekitar 75 persen,” ujar Feby Joko.

Sebelumnya, sebut dia, pihaknya akan membuka jaringan listrik ke-54 desa di wilayah Sumut. Hal ini sebagai sasaran dari Program Listrik Desa (Lisdes) sampai akhir tahun ini dengan anggaran senilai Rp59,8 miliar.

“Program Listrik Desa sudah resmi diluncurkan oleh gubernur (Sumut). Jumlahnya 54 desa yang tersebar di beberapa kabupaten,” tuturnya.

Dijelaskannya, Lisdes merupakan program pemerintah dan upaya PLN untuk ikut membangun Sumut dari desa. Hal ini mengingat hingga kini masih banyak desa di provinsi ini belum tersentuh listrik.

“Sebelum 2016, program ini dilaksanakan dengan anggaran yang bersumber langsung dari APBN. Tetapi, setelah itu didanai dengan skema penyertaan modal dari pemerintah kepada PLN,” ungkapnya. (fir/pojoksumut)



loading...

Feeds