Mahasiswa Tuntut Pengusutan Tuntas Kasus Pemukulan di Kampus

Aksi mahasiswa di depan Gedung DPRD Sumut, Kamis (2/11/2017).
foto : Rizka/Pojoksumut

Aksi mahasiswa di depan Gedung DPRD Sumut, Kamis (2/11/2017). foto : Rizka/Pojoksumut

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Solidaritas Forever dari UMSU, USU dan ITM melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Sumut, Kamis (2/11/2017).

Demo ini mengkrisi tatanan negara Indonesia yang semberaut dari berbagai aspek serta banyaknya penyelewangan yang terjadi dan berimbas kepada masyarakat.

Selain itu, mahasiswa juga menuntut penuntasan kasus kekerasan yang dialami mahasiswa di berbagai kampus.

Diantaranya, pemukulan yang diduga dilakukan satpam kampus terhadap Mahasiswa UMSU bernama M Arif Kudadiri dan mahasiswa USU, Immanuel Silaban.

Aksi mahasiswa di depan Gedung DPRD Sumut, Kamis (2/11/2017).
foto : Rizka/Pojoksumut

Sampai saat ini para korban masih trauma mendalam. Dan ini berimbas kepada mahasiswa lainnya yang dibayangi aksi kekerasan hanya karena menyuarakan keadilan di kamapus.

“Negara ini kejam, ngomong sikit ditodong surat peringatan,” ujar Ketua Solidarities Forever Mahasiswa.

Untuk itu, mahasiswa juga menuntut kebebasan beroganisasi di kampus. Juga menuntut, sanksi tegas terhadap tindakan arogansi birokrasi kampus.

“Usut tuntas pemukulan yang dilakukan satpam terhadap mahasiswa UMSU dan USU serta cabut SK Dekan FIS UNIMED tentang larangan demontrasi, serta cabut SK dan DO mahasiswa se-Kota Medan,” teriak mahasiswa. (CR-1/pojoksumut)



loading...

Feeds

3.457 Mahasiswa USU Diwisuda

"Dari 3.457 orang lulusan USU tersebut ini terdiri dari 1.248 orang pria (36,10%) dan 2.209 orang wanita (63,90%)," sebut Runtung.