Evra Lancarkan Tendangan Kungfu ke Wajah Fans Klub Sendiri

 Patrice Evra melancarkan tendangan kung fu usai dicemooh fans Marseille. (The Sun)

Patrice Evra melancarkan tendangan kung fu usai dicemooh fans Marseille. (The Sun)

 

POJOKSUMUT.com, Masih ingat dengan aksi tendangan kung-fu mantan penggawa Manchester United, Eric Cantona, kepada pendukung Crystal Palace, Matthew Simmons, pada 1995 silam di Selhurst Park? Insiden serupa muncul kembali pada Jumat (3/11) dini hari WIB. Pelakunya adalah bek gaek Olympique Marseille, Patrice Evra.

Insiden terjadi saat Marseille menghadapi Vitoria Guimaraes dalam matchday 4 Liga Europa di Stadion D Afonso Henriques. Evra mendapatkan kartu merah bahkan sebelum laga dimulai.

Alasannya adalah mantan pemain Manchester United itu terlibat cekcok hingga akhirnya menendang pendukung Marseille yang berada di pinggir lapangan. Diduga, barisan Ultras Marseille mencaci Evra saat sedang melakukan pemanasan.

Cacian tersebut dilayangkan akibat dari performa buruk yang ditunjukkan Evra selama membela Marseille. Alhasil, para pemain lain yang sedang melakukan pemanasan akhirnya langsung menuju ke pinggir lapangan dan melerai kedua belah pihak.

Aksi yang dilancarkan Evra mirip dengan yang pernah dilakukan oleh Cantona. Bedanya, jika Cantona menyerang pendukung lawan, Evra justru dengan fans dari klub yang dibelanya.

UEFA secara resmi menginformasikan bahwa Evra telah diberi kartu merah meski belum ada penjelasan lebih jauh. Mirisnya, saat pertandingan, Marseille juga kembali mendapatkan kartu merah pada menit ke-87.

Giliran pemain bertahan mereka, Boubacar Kamara yang diusir dari lapangan setelah mendapatkan kartu kuning kedua.

Akibatnya, pasukan Rudi Garcia harus puas menerima kekalahan dari Vitoria Guimaraes dengan skor 0-1. Satu-satunya gol diciptakan oleh Paolo Hurtado pada menit ke-80.

Garcia, seusai laga, langsung mengecam perilaku anak asuhnya itu. Di mata Garcia, sama sekali tak ada alasan bagi Evra menyerang fans. “Dia (Evra) Tidak boleh bereaksi seperti itu terhadap hujatan (fans),” kecam Garcia usai pertandingan kepada beIN Sports.

“Pat adalah pemain yang sangat berpengalaman. Kami tidak seharusnya merespons hujatan dengan cara yang juga buruk. Saya sedang berada di ruang ganti (ketika itu terjadi). Saat tiba di lapangan, semuanya sudah usai,” lanjut eks allenatore AS Roma itu.

Pihak Marseille, sehari selepas insiden, langsung mengambil tindakan tegas dengan menjatuhkan skorsing terhadap Evra. Dalam pernyataan resmi yang dikeluarkan Marseille disebutkan,



loading...

Feeds