Rekan Imanuel Silaban Kecewa dengan Sikap Anggota DPRD Sumut

Aksi mahasiswa di depan Gedung DPRD Sumut, Kamis (2/11/2017).
foto : Rizka/Pojoksumut

Aksi mahasiswa di depan Gedung DPRD Sumut, Kamis (2/11/2017). foto : Rizka/Pojoksumut

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Mahasisa Universitas Sumatera Utara (USU) yang peduli terhadap nasib rekan mereka, Imanuel Silaban, yang diduga menjadi korban penganiayaan satpam kampus, kecewa dengan sikap DPRD Sumatera Utara.

Pasalnya, saat mereka yang bergabung dengan mahasiswa UMSU, dan ITM dalam Komunitas Solidaritas Forever, berunjuk rasa di depan Gedung DPRD Sumut, Kamis (2/11/2017) tidak direspon dengan baik oleh anggota dewan.

“Kami kecewa dengan sikap DPRDSU yang tidak mampu menampung aspirasi rakyatnya. Padahal mereka wakil rakyat dengan alasan yang tidak masuk akal berupa komisi E yang tidak berada di tempat,” ujar Gubernur Fakultas Ilmu Budaya (FIB) USU Yosua Yordan Pangihutan Manalu kepada Pojoksumut.com, Minggu (5/11/2017).

Hal ini menambah kekecewaan mereka karena sejauh ini kasus Imanuel Silaban terkesan ditangani sepihak. Termasuk soal surat Imanuel yang didrop out dari kampus USU.

“Di surat edaran Immanuel tersebut, Immanuel dituduh mengencam pihak admin Prodi, padahal itu tidak karena Immanuel memiliki rekamannya sendiri,” lanjutnya.

Yoshua juga berharap kasus ini bisa dituntaskan segera, dan menyeret oknum satpam yang melakukan kekerasan diadili.

“Tindakan mereka (satpam) yang seharusnya menjaga dan mengamankan kondisi lingkungan kampus, malah melakukan tindakan barbar yg dimana dengan alasan yg tidak jelas rekan kami Imanuel diperlakukan tidak manusiawi,” tegasnya.

Saat ini, lanjut Yoshua rekannya tersebut belum pulih, ingatannya terganggu.

Seperti diberitakan sebelumnya, Imanuel Silaban,  mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya USU diduga diculik dan dianiaya sekelompok satpam kampus USU. Dia akhirnya ditemukan dan dibawa ke RS Bhayangkara, lalu dirujuk ke RS Colombia Asia. Nuel-sapaan akrabnya, dikabarkan tidak lagi berada di rumah sakit. Dia disarankan pulang padahal kondisinya belum stabil.

Kasus dugaan kekerasan ini sudah dilaporkan ke Polrestabes Medan. (CR-2/pojoksumut)



loading...

Feeds

3.457 Mahasiswa USU Diwisuda

"Dari 3.457 orang lulusan USU tersebut ini terdiri dari 1.248 orang pria (36,10%) dan 2.209 orang wanita (63,90%)," sebut Runtung.