Bali United Buyarkan Peluang Juara PSM, Suporter Mengamuk, Lilipaly Adu Cekik

Stefano Lilipaly  dan Irfan Bachim bersama skuad Bali United. Kedua tak dipanggil Luis Milla.
Foto : Intagram/stevano_lilipaly

Stefano Lilipaly dan Irfan Bachim bersama skuad Bali United. Kedua tak dipanggil Luis Milla. Foto : Intagram/stevano_lilipaly

POJOKSUMUT.com, MAKASSAR-Pertandingan PSM Makassar kontra Bali United di Stadion Andi Mattalatta, berlangsung penuh drama, Senin (6/11/2017) malam.

Kerusuhan tak terhindarkan usai tuan rumah takluk dari Bali United 0-1 pada laga pekan 33 Liga 1. Satu-satu gol du laga ini dicetak Stefano Lilipaly.

Kekalahan yang memastikan peluang PSM jadi juara kandas sudah. Sebab dengan menyisakan satu laga sisa, tim Juku Eja dipastikan tidak bisa mengejar Bali United yang saat ini memuncaki klasemen.

PSM saat ini menempati peringkat 3 dengan 62 poin, sementara Bali Unitd 65 poin. Kalaupun di akhir kompetisi kedua tim memiliki poin sama, Tim Serdadu Tridatu-julukan Bali united-tetap di atas karena unggul head to head.

Akibat kekalahan ini, para suporter PSM meluapkan. Begitu pertandingan usai, mereka melemparkan benda-benda keras seperti botol air mineral.

Sejumlah penonton di area VIP bahkan mencabut bangku lalu melemparkannya ke area pertandingan. Suporter tumpah ruah menyerbu te tengah lapangan. Petugas pun dibuat kerepotan mengamankan situasi.

Sejatinya kisruh tak hanya terjadi usai pertandingan. Insiden adu jotos malah terjadi dua pemain satu tim Bali United, Stefano Lilipaly kontra Sylvano Comvalius.

Keduanya saling cekik hingga nyaris terlibat perkelahian lebih hebat.

Insiden itu terjadi pada menit ke-40. Bermula dari peluang yang diperoleh Lilipaly di area pertahanan PSM yang memilih mengeksekusi sendiri ketimbang memberikan umpan kepada Comvalius.

Akibatnya, Comvalius marah ke Lilipaly. Keduanya saling mendekat dengan emosi tinggi. Striker asal Belanda berusia 30 tahun itu kemudian mencekik leher Lilipaly.

Dengan postur tubuh yang sangat besar, tinggi badan 192 cm dan jangkauan tangan yang panjang, tak sulit baginya untuk mencengkeram leher Lilipaly.



loading...

Feeds