Alamak! Beli Kartu Paket Mesti Bawa KK dan KTP

foto file pojoksumut

foto file pojoksumut

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Gerakan registrasi kartu nomor pengguna telepon selular dengan mengisi nomor KTP dan KK terus gencar dilakukan. Namun, ternyata penyertaan KK dan KTP mulai diberlakukan pemilik counter pulsa bagi para konsumennya.

Terutama, jika ingin membeli kartu baru atau paket.

Hal ini dialami oleh Debby Safinaz. Dia mengaku hari ini hendak membeli paket pulsa yang lagi promo di daerah Komplek Asia Mega Mas.

“Jadi tadi ke tempat langganan beli paket pulsa. Biasa, kalau saya lewat selalu tanya, ada yang lagi promo enggak. Terus dijawab, ada sambil nyebutin satu merek. Terus dia bilang, tapi Bu, mulai sekarang kalau mau beli paket harus nunjukin KTP dan KK,” ujarnya, Selasa (7/11/2017) siang.

Nah, Debby pun bingung, karena hanya membawa KTP. “Kalau KK kan enggak mungkin dibawa kemana-mana. Jadi akhirnya enggak bisa beli, karena dia (penjual) bilang harus kedua-duanya (KK dan KTP). Dan, disarankan beli yang pulsa suntik saja. Semacam isi ulang, kalau isi ulang enggak ada syarat,” ungkapnya.

Akhirnya, Debby memutuskan pindah tempat ke counter lain di Jalan Pasar Merah. “Malah di sana tadi enggak perlu pakai KK atau KTP. Mungkin beda-beda perlakuannnya, memang yang di Pasar Merah hanya counter eceran. Beda sama yang tempat pertama semacam grosir,” jelasnya.

Sementara itu, pengalaman berbeda dialami Khairiah Lubis, warga Jalan Ayahanda, Medan ini. “Setahu saya seminggu lalu memang kalau beli kartu baru wajib pakai KK dan KTP. Tapi kalau paket dan isi ulang enggak,” timpalnya.

Warga lainnya, Erlina mengatakan sempat membeli pulsa paket, tapi hanya diminta tunjukkin KTP saja. “Cuma KTP sih, kalau KK enggak,” pungkasnya. (nin/pojoksumut)



loading...

Feeds

3.457 Mahasiswa USU Diwisuda

"Dari 3.457 orang lulusan USU tersebut ini terdiri dari 1.248 orang pria (36,10%) dan 2.209 orang wanita (63,90%)," sebut Runtung.