Timnas U-19 Dihajar Malaysia, Indra Sjafri Salahkan Pemain

Skuad timnas U-19 merayakan kemenangan atas Timor Leste

Skuad timnas U-19 merayakan kemenangan atas Timor Leste

 

POJOKSUMUT.com, Timnas U-19 Indonesia dihajar 1-4 (1-2) oleh Malaysia dalam laga sarat gengsi, pertandingan terakhir grup F Kualifikasi Piala Asia U-19 di Korea Selatan, siang kemarin (6/11).

Pelatih Timnas U-19, Indra Sjafri sepertinya harus belajar lagi tentang apa arti sebuah rivalitas dalam sepak bola.

Itu terlihat dari keputusan dia untuk menurunkan pemain – pemain pelapis saat melawan musuh bebuyutan itu.

Sejumlah pemain pilar seperti Rachmat Irianto, Egy Maulana Vikri, Saddil Ramdani, M Rafli Mursalim, Samuel Christianson sengaja dicandangkan oleh Indra.

Bahkan, Rian yang selama ini menjadi bek tangguh, malah tidak dimainkan sama sekali. Hasilnya, Timnas U-19 harus takluk dengan skor telak 1-4 (1-2) dari Malaysia dalam laga sarat gengsi itu.

Garuda Nusantara — julukan Timnas U-19– sudah harus tertinggal saat pertandingan baru berjalan tujuh menit lewat eksekusi penalti M Hadi Fayyadh, dia juga mencetak gol kedua lewat eksekusi penalti pada menit ke-52. Dua gol lainnya dicetak oleh M Akhyar Abdul Rashid (34′), dan Shivan Pillay Asokan (47′).

Indonesia baru bisa memperkecil kekalahan lewat Hanis Saghara Putra dua menit sebelum turun minum.

Egy dan Saddil yang baru dimasukan di babak kedua pun, tidak mampu berbuat banyak untuk membongkar pertahanan Malaysia yang sangat rapat.

Apalagi, dua sampai tiga pemain selalu memberikan pengawasan ketat ketika bola berada di kaki Egy.

Setelah pertandingan, Indra menggungkapkan, kekalahan itu karena dia melakukan rotasi untuk mencoba beberapa pemain dengan komposisi yang lain.

“Namun ternyata mereka yang diberikan kepercayaan bermain kurang maksimal,” kata Indra.

“Malaysia mampu mengembangkan permainan dan membuat kami berada dalam penguasaan mereka,” ucapnya.

Padahal, sebelumnya Indra selalu menyatakan bahwa Korea Selatan dan Malaysia adalah ujian mereka sebenarnya saat tampil di Kualifikasi Piala Asia U-19, 2018 di Korea Selatan.

Nah, bila berkaca dari pernyataan Indra tersebut, maka skuad dengan julukan Garuda Nusantara itu tidak layak naik kelas lantaran dari dua tim itu, mereka kalah dengan skor telak.

Indonesia harus puas berada di peringkat ketiga klasemen sementara setelah membukukan dua kemenangan dan dua kali kekalahan.

Meski begitu, Indonesia tetap lolos ke putaran final Piala Asia U-19, 2018 mendatang karena berstatus sebagai tuan rumah untuk even yang sekaligus menjadi kualifikasi Piala Dunia U-20, 2019.
(ben/jpg/sdf)



loading...

Feeds