Mitra Kukar Disanksi, Hasil Imbang Lawan Bhayangkara FC Jadi Kalah 0-3, Suporter Desak Banding

Mohamed Sissoko dkk disanksi kalah dari Bhayangkara FC.
Foto : @mitrakukarfc.official
/www.mitrakukar.com

Mohamed Sissoko dkk disanksi kalah dari Bhayangkara FC. Foto : @mitrakukarfc.official /www.mitrakukar.com

POJOKSUMUT.com, NASIB sial dialami Klub Liga 1, Mitra Kukar. Pasalnya, hasil imbang yang diraih saat melawan Bhayangkara FC di Stadion Aji Imbut, Tenggarong, pekan lalu harus berubah menjadi kekalahan 0-3.

Ini setelah Komisi Disiplin (Komdis) memberikan sanksi kepada Mitra Kukar karena menurunkan Mohamed Sissoko yang terkena larangan bermain dalam pertandingan melawan Bhayangkara FC tersebut.

Keputusan tersebut diumumkan dalam rilis resmi Komdis pada Rabu (8/11/2017) pagi.

Dalam surat tersebut sanksi diberikan karena Mitra Kukar telah salah menurunkan Mohamed Sissoko dalam pertandingan melawan Bhayangkara FC , pada pekan lalu dan berakhir imbang 1-1.

Mitra Kukar cukup berani karena sejatinya pada 28 Oktober lalu, marquee player Mitra Kukar itu dihukum Komdis PSSI dengan 2 kali larangan bermain dan denda Rp 10 juta karena dianggap menginjak pemain lawan dalam pertandingan melawan Borneo FC, 23 Oktober lalu.

Namun, dari kubu Mitra Kukar, mengakui mereka tidak menerima salinan keputusan Komdis terkait Sissoko sampai pertandingan selesai sehingga tetap memainkan dia. Mitra Kukar juga mempertanyakan tidak adanya Nota Larangan Bermain (NLB) buat Sissoko dari PT Liga Indonesia Baru (LIB) sebagai operator kompetisi.

Setiap pemain yang menerima skors atau akumulasi kartu biasanya dibuatkan NLB dari pengelola kompetisi, sehingga Mitra Kukar berani memainkannya. Di sisi lain, Match commisioner atau pengawas pertandingan dalam laga Mitra Kukar kontra Bhayangkara ternyata tidak menerima NLB dari PT LIB. Karena alasan itulah, matchcom tidak melarang Sissoko merumput.

Sidang Komdis sejatinya digelar pada Selasa (7/11/2017) malam. Setelah melalui perdebatan yang alot, Komdis ternyata tak satu suara dan sampai memberikan putusan dengan cara voting. Ini adalah cara yang tak lazim dalam memahami sebuah kesalahan dari sisi disiplin karena sejatinya itu sudah diatur.

Keputusan inipun telah membuat berang suporter Mitra Kukar. Ini terlihat via akun Instagram resmi klub, @mitrakukarfc.official

Mereka menuntut manajemen melakukan banding.

“Ayo ajukan banding manajemen mitra kukar, ini kesalahan operator liga dan pssi tapi yang dirugikan kalian. Perjuangan kemarin menahan imbang bhayangkara seperti tidak dihargai #ligadagelan,” komen akun wedforweed. (dkk/jpnn/nin/pojoksumut)



loading...

Feeds