Kebijakan Registrasi Nomor KTP/KK, Penjual Kartu Paket Mengaku Penjualan Menurun

Penjual pulsa paket di kawasan SM Raja.
Foto : Rizka/Pojoksumut

Penjual pulsa paket di kawasan SM Raja. Foto : Rizka/Pojoksumut

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Penjual kartu baru dan paket pulsa mengaku penjualan berkurang sejak diberlakukan registrasi nomor KTP/KK.

Pasalnya, saat ingin mengaktifkan kartu, penjual akan meminta pembeli menunjukkan KTP/KK karena registrasi hanya dapat dilakukan oleh penjual kartu paket yang sudah mempunyai Indentitas Diri (ID) yang diberikan perusahaan kartu.

Asifa, penjual kartu mobil keliling di Jalan SM Raja, menjelaskan penjualan menurun 50 persen.

“Saat pembeli saya minta KTP untuk registrasi sebagian pembeli tidak membawa KTP jadi tidak jadi beli. Terus mereka lari ke yang lain, karena mereka mengira hanya diberlakukan di tempat saya aja kak. Dan, sekarang pendapatan menurun. Biasanya laku 50 kartu paket, ini hanya laku 20,” ujarnya saat ditemui Pojoksumut.com, Kamis (9/11/2017) di dekat salah satu kampus swasta di SM Raja.

Keluhan juga datang dari pembeli, yang saat itu berada di lokasi. “Kayak sayalah kak saya cuman punya surat dari kelurahan karena saya tidak punya KTP dan KTP baru saya belum keluar, sementara tidak mungkin kan kak saya bawa kartu keluarga,” ungkapnya. (CR-2/pojoksumut)



loading...

Feeds