Nahas! Pekerja dan Eskavator Tertimbun Tanah Tambang, Jasad Belum Ditemukan

Alat berat yang ikut tenggelam, sementara jasad korban belum ditemukan.
Foto : Rifki/Kaltim Post/JPG

Alat berat yang ikut tenggelam, sementara jasad korban belum ditemukan. Foto : Rifki/Kaltim Post/JPG

POJOKSUMUT.com, TENGGARONG-Peristiwa kecelakaan kerja mengerikan terjadi di wilayah pertambangan Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Rabu (8/11/2017).

Seorang operator ekskavator bernama Zumran (41), warga Kecamatan Sangasanga, tewas tertimbun longsor di konsesi tambang milik PT Bina Mitra Sumber Artha (BMSA) di Kelurahan Teluk Dalam, Kukar.

Sementara ini, jasad korban dalam pencarian. Pihak kepolisian masih menelusuri dugaan kelalaian dalam peristiwa tersebut.

Kapolres Kukar AKBP Fadillah Zulkarnaen melalui Paur Subbag Humas Polres Kukar Iptu Aha Badulu menjelaskan, peristiwa itu terjadi ketika korban sedang melakukan pengupasan lahan di area Pit 37 milik PT BMSA tersebut.

“Tiba-Tiba, tanggul yang berjarak 30 meter dari lokasi korban mengalami longsor. Material tanah bercampur lumpur pun akhirnya menimbun korban beserta satu ekskavator yang dioperasikan korban. “Sebenarnya masih ada alat berat lain yang ikut beroperasi saat kejadian. Namun korban yang lain berhasil menyelamatkan diri,” ujar Aha.

Mengetahui peristiwa tersebut, kepolisian masih terus melakukan pendalaman dengan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Selain itu, sejumlah saksi yaitu kepala teknik tambang (KTT) serta karyawan yang sedang menjalankan alat berat saat itu masih dalam proses pemeriksaan.

“Hingga pukul 18.00 Wita, jasad korban masih dalam pencarian. Kami masih melakukan penyelidikan dalam kasus ini untuk memastikan ada atau tidaknya unsur kelalaian,” pungkasnya. (qi/waz/k9/KP/jpg/nin)



loading...

Feeds