PEMA-SU Tuntut Dugaan Korupsi di Setwan DPRD Medan Diusut Tuntas

Para pendemo menyuarakan aspirasi di depan Gedung DPRD Sumut, Kamis (9/11/2017).
foto : Rizka/Pojoksumut

Para pendemo menyuarakan aspirasi di depan Gedung DPRD Sumut, Kamis (9/11/2017). foto : Rizka/Pojoksumut

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Persatuan Mahasiswa Dan Masyarakat Sumatera Utara (PEMA-SU), melakukan aksi demo di Depan Gedung DPRD Medan, Jalan Imam Bonjol, Kamis (9/11/2017).

Dalam aksinya mereka menuntut dugaan korupsi di DPRD diusut tuntas.

PERMA-SU menuntut Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) untuk memeriksa Sekretariat Dewan (Setwan) di DPRD Medan terkait Temuan BPK dalam beberapa kegiatan pengadaan terindikasi merugikan negara.

Mereka mengurai berdasarkan hasil pemeriksaan BPK RI di Setwan DPRD Kota Medan diantaranya, nomor 97/LHP/XVII MDN/12/2016 tanggal 13 September 2016 atas belanja daerah tahun anggaran 2016 pada pemerintah Kota Medan tentang pemahaman harga sebesar Rp734.619.019.67 dan kurangan volume sebesar Rp281.732.034.67 pada 26 paket pengadaan langsung di Setwan.

Selanjutnya, diduga kerugian keuangan daerah/sekretariat DPRD Kota Medan T.A 2016 sebesar Rp987.951.963.30 diduga memperkaya orang lain atau menguntungkan orang lain atau korperasi ditalangi oleh PPK T.A 2016 dan dicicil dari uang perjalanan dinas Sekretariat DPRD Kota Medan.

“Diduga uang perjalanan dinas PNS Sekretariat DPRD Kota Medan T.A 2017 digunakan untuk menutupi kebocoran keuangan daerah (sekretariat DPRD Medan 2016),” tegas Rahmat.

Dia juga mengatakan pengadaan pakaian dinas di DPRD Medan juga terindikasi fiktif dengan pagu anggaran Rp600.380.000 T.A 2016, dengan kode rekening 1.20.1.20.04.03.02.5.2.2.12. Belanja pakaian khusus dan hari-hari tertentu dengan pagu anggaran Rp407.460.000 T.A 2012 dengan kode rekening 1.20.1.20.04.03.05.5.2.2.14. (CR-2/pojoksumut)



loading...

Feeds