Mengenal Lebih Dekat Big Reds Medan, Fans Liverpool yang Tak Sekadar Nobar

Keseriusan fans saat mengikuti nonton bareng laga Liverpool via layar lebar.
Foto : ist

Keseriusan fans saat mengikuti nonton bareng laga Liverpool via layar lebar. Foto : ist

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Indonesia dikenal memiliki basis massa pecinta klub sepakbola luar negeri.

Maka tak heran banyak komunitas fans yang tumbuh subur di sini. Satu diantaranya, Big Reds. Sesuai namanya, ini adalah gabungan dari para pecinta klub Liga Inggris, Liverpool.

Komunitas Big Reds muncul di Medan sejak tahun 2004-2005 di mana ada satu situs bernama Forum Diskusi Big Reds, di situlah berinteraksi semua pencinta dari seluruh pelosok indonesia.

Melalui forum diskusi itu terjadilah perkenalan sesama anak-anak Medan.

“Tidak banyak sih, lagian mana banyak yang suka Liverpool dulu. Bisa dibilang karena minim prestasi, hehe,” ujar Miki, Anggota Senior Big Reds saat diwawancarai, Sabtu(18/11/2017).

Di Tahun 2005, ada dua orang (Ginjar dan Olivia) yang bergerilya buat memperkenalkan Big Reds sekaligus menjaring member. Setelah terkumpulnya beberapa member, di tahun 2006 terbentuklah komunitas Big Reds di Medan.

Miki menjelaskan tak banyak syarat bergabung dalam Big Reds, intinya yaitu harus menyukai Liverpool dan mengisi registrasi.

“Untuk semua kalangan boleh bergabung, bahkan di komunitas kami ada anak-anak berumur sembilan tahun,” timpalnya.

Saat, Komunitas yang dikordinir oleh Roy Batubara ini berjumlah 130 Anggota di Medan.

Selain kegiatan Nonton Bareng (Nobar) Liverpool, Komunitas Big Reds juga sering melakukan kegiatan sosial, dan juga latihan futsal di setiap hari minggu.

“Jadi setiap Liverpool memasukkan 1 gol, maka tiap org yg hadir nobar wajib menyumbang seribu rupiah. Dari uang yang terkumpul itu kami sumbangkan ke panti sosial,” jelasnya.

Big Reds adalah pionir pertama yang membuat program sosial dan diikuti oleh fans-fans club lainnya di indonesia.

“Kami senang kegiatan kami diikuti oleh fans club lainya, jadi kegiatan ini bukan hanya nobar aja tapi juga ada kegiatan sosialnya,” pungkasnya. (CR-2/pojoksumut)



loading...

Feeds