Oppung Meninggal, Cucu Berenang di Danau Toba, Tenggelam, Diselamatkan Tewas Terbakar

Jenazah Geby dan Opungnya berada  berdampingan sebelum dimakamkan.
foto : ist

Jenazah Geby dan Opungnya berada berdampingan sebelum dimakamkan. foto : ist

POJOKSUMUT.com, SIMALUNGUN-Peristiwa tragis menimpa remaja bernama Geby Vanesa Rotua Damanik, warga Kota Pematangsiantar. Dia tewas dengan mengerikan akibat terbakar saat pergi ke Sipolha, melihat oppungnya (kakek) yang meninggal dunia.
Peristiwa ini diawali pada Jumat (17/11/2017) dia datang bersama keluarga ke rumah duka kakeknya. Di tengah suasana duka itu, Geby yang merupakan siswi kelas VIII SMP ini mandi di Danau Toba yang tak jauh dari rumah kakeknya.

Saat itulah ia tenggelam. Seketika warga sekitar dan sanak famili yang mengetahui kejadian itu geger dan berupaya menolong Geby. Informasi menyebutkan bahwa korban diangkat dari kedalaman 5 meter di pinggiran Danau Toba dan ditemukan dalam kondisi tidak sadar.

Keluarga pun berusaha menolong seadanya dengan mendekatkan Geby dengan perapian agar badannya hangat.

Namun, justru di sini terjadi kecelakaan yang mengerikan itu. Wajah korban terjilat api hingga melepuh. Belum diketahui apa yang menyebabkan korban bisa bersentuhan dengan api.

Namun, akibat terbakar, terlihat luka yang cukup besar di wajah korban dan meninggal dunia.

Korbanpun disemayamkan di rumah duka selama satu malam, persis di samping jenazah oppungnya dan dikebumikan Sabtu sore.

“Tadi si Geby sudah dikebumikan, sedangkan oppungnya besok,” kata kerabat korban, T Boru Aritonang.

Adapun jenazah oppungnya sesuai rencana dikebumikan Minggu (19/11/2017) kemarin. Dijelaskan, buah hati Marlon Damanik-boru Sinaga ini diketahui tinggal di Lorong 9 Parluasan, Kota Siantar.

Peristiwa sebelumnya, juga sangat tragis saat meninggalnya dua orang sekaligus menimpa pasangan Justin Simamora (55) dan Edista Sihotang (53), Rabu (15/11) di Kecamatan Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput).

Pasutri ini pergi ke Siborongborong untuk menghadiri acara adat saudara mereka yang meninggal dunia. Diketahui, mereka merupakan warga Jalan Cemara, Kelurahan Kahean, Kecamatan Siantar Utara. Setibanya di kota berhawa sejuk itu, saat acara adat, tibalah giliran mereka untuk manortor. Namun saat itu, Justin Simamora tidak ada dalam dalam rombongan yang akan manortor, namun masih di sekitaran lokasi pesta tersebut.

Entah apa penyebabnya, tiba-tiba Edista pingsan di tengah kerumunan. Segera ia dibawa ke puskesmas terdekat, namun wanita yang merupakan pedagang di Pasar Parluasan ini menghembuskan nafas terakhirnya dalam perjalanan ke puskesmas.

Kabar meninggalnya Edista langsung disampaikan kepada suaminya, Justin Simamora. Tanpa disadari pemberi kabar, penyakit jantung Justin kumat. Seketika PNS di Kecamatan Siantar Utara ini jatuh adan akhirnya meninggal dunia. (tn/newtapanuli/jpg/nin)



loading...

Feeds