Tikam Polisi Saat Berduel, Bandar Narkoba Ini Akhirnya Tewas

Kapolsek Medan Barat Kompol Revi Nurvelani dalam keterangan persnya di Rumah Sakit Bhayangkara Selasa (21/11/2017)

Kapolsek Medan Barat Kompol Revi Nurvelani dalam keterangan persnya di Rumah Sakit Bhayangkara Selasa (21/11/2017)

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Seorang bandar narkoba berinisial SR, yang menjadi target operasi Polsek Medan Barat akhirnya tewas.

Meskipun sempat menikam, pemuda berusia 32 tahun ini meregang nyawa usai berduel dengan salah satu anggota yang melakukan penangkapan di Jalan Karya Gang Sepakat Kelurahan Sei Agul Kecamatan Medan Barat, kemarin.

“Jadi, pada Senin (20/11/2017) malam sekira pukul 23.30 WIB anggota sudah berada di tempat kejadian perkara. Sebab, sebelumnya mendapat informasi akan ada transaksi narkoba menggunakan mobil,” ungkap Kapolsek Medan Barat Kompol Revi Nurvelani dalam keterangan persnya di Rumah Sakit Bhayangkara Selasa (21/11).

Benar saja, terpantau mobil avanza dengan ciri yang sama berpenumpang dua orang. Tak lama, terlihat seorang laki-laki mendatangi mobil tersebut.

Tanpa membuang waktu, anggota langsung melakukan penyergapan. Namun salah seorang dari mereka membuang bungkusan plastik bening ke jalan.

“Anggota berusaha membuka pintu mobil dan ternyata ada 2 orang tsk (tersangka) yang lari melalui pintu sebelah kiri dan masuk ke Gang sepakat sambil meneriaki anggota rampok. Saat yang bersamaan, tersangka S berusaha menghalangi dan melawan anggota dengan cara mengambil pisau di pinggangnya,” beber Revi.

Tersangka pun melukai leher dan punggung salah satu anggota yang bernama Bripka Budi Setiawan. Tak pelak, terjadi perkelahian satu lawan satu.

Ketika berkelahi, pukulan anggota mengenai rahang tersangka hingga membuatnya terjatuh. Dan, kepala tersangka membentur trotoar hingga tidak sadarkan diri.

“Tersangka langsung dibawa ke RS Bhayangkara, sedangkan anggota yang terluka ke RS Imelda. Di RS Bhayangkara, tersangka segera dibawa ke ruangan ICU untuk mendapatkan perawatan intensif. Namun, siang harinya sekira pukul 11.00 WIB tersangka S dinyatakan oleh pihak RS meninggal dunia,” terang Revi.

Dia menambahkan, dari tersangka S disita barang bukti 800 gram sabu dan 12 kg daun ganja kering. Selain itu, mobil Toyota Avanza BK 1213 ZT yang digunakan setiap melakukan transaksi narkoba.

“Kita sedang melakukan pengejaran terhadap dua rekan S berinisial B dan T yang ikut melakukan penyerangan terhadap petugas. Identitas keduanya sudah kita ketahui,” tukasnya. (fir/pojoksumut)



loading...

Feeds