Main Bola atau Kungfu? Pemain Ini Disanksi 3 Laga dan Denda Segini

Bek Martapura FC  Erwin Gutawa (baju putih) tertangkap kamera melakukan tendangan kungfu kepada lawan.

Bek Martapura FC Erwin Gutawa (baju putih) tertangkap kamera melakukan tendangan kungfu kepada lawan.

 

POJOKSUMUT.com, Komdis PSSI menjatuhkan sanksi kepada bek Martapura FC Erwin Gutawa yang bermain kasar dengan melompat dan mendaratkan lututnya ke kepala Dennis Buiney ketika melawan Kalteng Putra FC, 16 November 2017.

Dia dihukum larangan bertanding tiga laga plus denda Rp 25 juta.

Sanksi tersebut dijatuhkan Komdis PSSI dalam rapat pada 22 November. Dengan begitu, Erwin tidak bisa dimainkan ketika Martapura bertanding di semifinal Liga 2 melawan Persebaya Surabaya dan laga penentuan tempat ketiga atau final di Stadion Bandung Lautan Api.

Ya, kasus Erwin itu mencuat lantaran beredar viral video tendangan kungfunya kepada Dennis.

”Kami menggelar sidang itu karena diagendakan langsung oleh federasi,” kata Dwi Irianto, salah seorang anggota Komdis.

”Kami semata-mata hanya ingin melindungi pemain dan sepak bola negeri ini dari tindakan tidak fair,” ucapnya.

Sanksi plus denda itu memang merugikan bagi Martapura. Apalagi, Erwin merupakan pemain reguler dalam tim berjuluk Laskar Sultan Adam itu.

Namun, menurut Komdis PSSI, itu adalah sebuah kemenangan bagi sepak bola tanah air sekaligus pembelajaran bagi pemain untuk tidak semena-mena terhadap pemain lawan.

Tentu saja, sanksi itu membuat pelatih Martapura FC Frans Sinatra Huwae terkejut. Apalagi, keputusan itu baru diterimanya beberapa jam sebelum mereka berangkat dari Martapura ke Bandung kemarin.

”Awalnya saya berpikir kami bisa turun dengan skuad lengkap saat di semifinal. Ternyata tidak,” sesal Frans.
(ben/ham/jpg/sdf)



loading...

Feeds