Menggunakan Bahasa Mandailing, Inilah Nasehat Presiden Jokowi untuk Bobby-Kahiyang

Presiden Jokowi didampingi Ibu Iriana juga Bobby dan Kahiyang memberikan keterangan pers  usai menjalani semua rangkaian pesta adat, Sabtu (25/11/2017) di BHR. 
Foto : nin/pojoksumut

Presiden Jokowi didampingi Ibu Iriana juga Bobby dan Kahiyang memberikan keterangan pers usai menjalani semua rangkaian pesta adat, Sabtu (25/11/2017) di BHR. Foto : nin/pojoksumut

 

POJOKSUMUT. com, MEDAN-Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan putrinya Kahiyang Ayu Boru Siregar dan menantunya Muhammad Bobby Afif Nasution tentang pentingnya menjaga sopan santun.
Ini adalah bagian dari ajar poda (nasehat) Jokowi kepada Bobby-Kahiyang di acara puncak pesta adat di Bukit Hijau Regency (BHR), Sabtu (25/11/2017.
Rangkaian kalimat ini diutarakannya dalam bahasa Mandailing saat berada satu pelaminan atau panggung godang sembilan. Dia duduk bersila ersama Ibu Iriana di sebelah kiri Bobby-Kahiyang.
Sekira pukul 11.29 WIB, pukulan gendang kecil sebanyak tiga kali menandai dimulainya ajar poda Jokowi
Ada beberapa ajar poda yang diberikan Jokowi untuk anak dan menantunya tersebut agar diamalkan dalam kehidupan. Diantarnya, untuk hidup bahagia, harus menjaga sopan santun. Jika tidak, maka malapetaka akan datang menghampiri.
Kedua, manis jangan hanya di mulut tapi juga di hati.

“Kebaikan yang dikatakan juga kebaikan yang dilakukan,” kata Jokowi.

 

Kemudian, lanjut Jokowi, jika ada kemalangan walaupun tidak diundang kita wajib berupaya untuk datang. Namun jika ada kegembiaraan, kita hanya wajib datang kalau diundang.
Saat menyampaikan ajar poda dalam bahasa Mandailing, Jokowi mendapat tepuk tangan dari para undangan. Tak sedikit pula yang tertawa karena Presiden berbahasa Mandailing dengan logat Jawa.
Selain itu, Presiden juga menekankan agar Kahiyang dan Bobby saling menyayangi dan mencintai serta menghormati dan saling menjaga tangungjawab masing-masing. Tanggungjawab itu meliputi juga tanggungjawab sosial kepada masyarakat, agama, bangsa dan negara.
Sebelum menyampaikan ajar poda, Presiden Jokowi mengucapkan terimakasih kepada masyarakat Sumut atas sambutan kepada keluarganya
selama prosesi acara ngunduh mantu di Medan. Termasuk pemberian marga untuk Kahiyang.

 

Begitu pun kepada keluarga besar Bobby dan seluruh raja-raja adat, untuk pesta Kahiyang dan Bobby yang berlangsung meriah.

 

“Saya yakin, hubungan persaudaraan kita akan berlanjut dan membawa berkah kepada kita semua, masyarakat, bangsa dan negara,” pungkasnya. (nin/pojoksumut)



loading...

Feeds