Lima Kali Demo Tak Direspon, Mahasiswa Desak DPRD Sumut Lakukan Hal Ini

Mahasiswa melakukan aksi di depan Kantor DPRD Sumut,  Senin (27/11/2017).
Foto : Rizka Septia/Pojoksumut

Mahasiswa melakukan aksi di depan Kantor DPRD Sumut, Senin (27/11/2017). Foto : Rizka Septia/Pojoksumut

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Konsolidasi Akbar Gerakan Mahasiswa Sumut (Kobar GEMA-SU), kembali berunjuk rasa di depan Kantor DPRD Sumut, Senin (27/11/17).



Mahasiswa yang tergabung dari Universitas Sumatera Utara (USU) dan ITM yang berjumlah puluhan massa ini berunjuk rasa terkait rekannya Immanuel Silaban yang dipukul dan ditangkap oleh satpam kampus beberapa waktu lalu. Namun, tidak ada respon dari Anggota DPRD Sumut.



“Sudah lima kali kami mendatangi tempat ini,namun bapak yang duduk di kursi panas ini tidak ada respon seakan-akan buta dan tuli atau tidak mau tau persoalan ini. Apa gunanya bapak duduk di bangku itu, kalau tidak mau mendengarkan suara kami,” jelas Josua.



Josua, Koordinator Kobar Gemasu juga menyatakan, pada tanggal 2 Mei 2017 saat demo Hardiknas, 3 mahasiswa yang ditangkap sampai saat ini belum dibebaskan.

 

 

 Padahal mahasiswa yang ditangkap itu merupakan korban dari tindak kriminalisasi pihak kepolisian yang dipukuli dan ditangkap dengan tuduhan yang tidak jelas.



“Seakan bukan permasalahan besar bagi bapak Anggota Komisi E yang tak kunjung diselesaikan juga,” ujar Josua.



Merasa tidak didengarkan orasinya oleh Anggota DPRD Sumut, puluhan mahasiswa ini sempat memblokir jalan. Namun, pihak dari kepolisian yang berjaga-jaga segera menertibkan massa.



Dalam orasinya, Mahasiswa Kobar Gemasu ini meminta agar Anggota DPRD Sumut agar segera memberi kepastian terkait jadwal RDP yang telah dijanjikan, serta bentuk segera panitia khusus yang mengevaluasi peraturan dan kebijakan yang dibuat oleh seluruh perguruan tinggi di Sumut. (CR-2/pojoksumut)



loading...

Feeds