Nekat! Bang Lubis Ini Nyamar Jadi Anggota TNI, Ternyata Pencuri

TNI gadungan yang berhasil diciduk usai mencuri sepeda motor.
Foto : Metro Tabagsel/JPG

TNI gadungan yang berhasil diciduk usai mencuri sepeda motor. Foto : Metro Tabagsel/JPG

POJOKSUMUT.com, RIZAL Lubis (41) benar-benar nekat. Dia menggunakan seragam TNI dan mengaku bagian dari personel tentara saat melakukan aksi pencurian. Beruntung, dia berhasil ditangkap personel Polsek Sei Kanan, Labuhanbatu Selatan (Labusel), Sabtu (25/11/2017) sekira pukul 22.30 WIB.

Tersangka diciduk di salah satu kamar penginapan Monggo Mas, Lingkungan Martopotan, Langgapayung, Kecamatan Sei Kanan, Labusel.

Informasi dihimpun, penangkapan warga Dusun Saur Matinggi, Desa Huta Nagodang, Kecamatan Angkola Julu, Padangsidimpuan ini, terkait tindak pidana pencurian sepedamotor Supra X 125 warna hijau BM 4631 JR.

Penangkapan TNI gadungan ini berkat informasi warga yang curiga dengan gerak geriknya di lokasi penginapan Monggo Mas.

Kapolres Labuhanbatu AKBP Frido Situmorang melalui Kapolsek Sei Kanan AKP Dody Nainggolan ketika dihubungi, Minggu (26/11/2017) membenarkan penangkapan itu.

“Ya, kita tangkap seorang TNI gadungan. Diduga pelaku curanmor,” ungkapnya.

Penangkapan itu bermula, kata Kapolsek sesuai informasi warga yang mencurigai oknum berpakaian Dinas TNI.

Setelah dilakukan penangkapan dan mengeledah badan dan lokasi serta mengintrogasi, selanjutnya tersangka mengakui perbuatannya.

Tersangka juga mengakui bahwa dirinya bukan anggota TNI dan sepedamotor Supra X 125 BM 4631 JR adalah sepedamotor curian dari Pekanbaru.

Saat ini, oknum TNI gadungan itu sedang menjalani proses penyidikan di Mapolsek Sei Kanan.

Dari tangannya juga disita sejumlah barang bukti. Diantaranya, satu pasang pakaian dinas TNI. Satu pasang sepatu dinas PDLT TNI. Satu tas rangsel warna hitam milik TNI.

Selanjutnya, satu unit sepedamotor Supra X125 warna hijau. HP Nokia dan STNK sepedamotor Supra X 125 atas nama Tumirah, Perkebunan Sei Rumbiah Afdeling 04 Kecamatan Kotapinang.

Kapolsek menambahkan, oknum TNI gadungan ini juga diduga pelaku penipuan untuk merekrut tenaga kerja di perkebunan.

“Kita menunggu laporan warga selaku korban untuk aksi penipuannya. Kalau tidak ada yang melapor dia (oknum TNI gadungan) akan diserahkan ke CPM,” tandasnya. (bud/syaf/mtababag/jpg/nin)



loading...

Feeds