Maling Motor Antar Provinsi Beraksi di Air Bersih

Ilustrasi. | pojoksatu.id

Ilustrasi. | pojoksatu.id

 

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Dua pelaku curanmor yang merupakan sindikat antarprovinsi diciduk personel Unit Reskrim Polsek Medan Kota dari kawasan Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, kemarin.

Kedua tersangka ditangkap petugas karena mencuri sepeda motor milik warga di kawasan Jalan Air Bersih Medan.

Informasi diperoleh Selasa (28/11), kedua tersangka adalah Heri Cristian Sinaga (20) warga asal Bagan Batu, Riau, Desa Sukarukun, Kabupaten Rokan Hilir dan Helman Gea (20) warga Desa Lau Renun, Kecamatan Lau Balang, Kabupaten Tanah Karo, Sumatera Utara.

Kapolsek Medan Kota Kompol Martuasah Tobing menjelaskan, penangkapan terhadap kedua tersangka dilakukan pihaknya setelah menerima laporan korban bernama Helmes Simorangkir (36) atas kasus curanmor pada 24 November 2017 lalu.

Menurut Martusah, dalam kasus curanmor yang dilaporkan korban kepada pihaknya tersebut, kedua tersangka melarikan satu unit sepeda motor jenis Honda Supra x 125 milik korban saat terparkir di rumahnya di kawasan Jalan Air Bersih Gang Pisang.

Aksi kedua tersangka, sempat dipergoki salah seorang anak perempuan korban yang ketika itu langsung berusaha menghentikannya sembari berteriak. Namun, keduanya berhasil lolos dan meninggalkan lokasi sebelum warga sekitar berkerumun di lokasi karena mendengar teriakan anak korban.

“Waktu pencurian itu terjadi, anak perempuan korban sempat memergoki aksi kedua tersangka dan kemudian berteriak sambil berusaha menarik sepeda motornya. Akan tetapi, keduanya berhasil lolos. Korban lalu melaporkannya kepada kita,” ungkap Martuasah.

Dua pria maling motor

Dari laporan tersebut, lanjut Martuasah, penyelidikan yang dilakukan pihaknya berhasil mengidentifikasi kedua tersangka. Berdasarkan ciri-ciri yang disampaikan, kedua tersangka akhirnya berhasil dibekuk dari tempat pelariannya di kawasan Serdang Bedagai dan berikut sejumlah barang bukti.

“Barang bukti yang disita berupa satu unit sepeda motor Honda Supra x 125, sepasang plat nomor BM 2654 DN, dua kunci Y beserta anak kunci dan selembar STNK,” beber Martuasah.

Lebih jauh Martuasah mengatakan, berdasarkan hasil penyidikan sementara ini kedua tersangka diketahui telah beberapa kali beraksi di sejumlah lokasi.

Di antaranya, dua kali di parkiran Teladan pada Mei dan Desember 2016 lalu bersama rekannya Wili, Andre dan James yang telah diamankan pihak kepolisian di Bagan Riau.

“Keduanya telah beraksi lebih dari 10 kali di daerah Bagan Batu, Riau. Kita masih dalami kasus ini untuk membongkar lebih jauh jaringan sindikatnya. Dalam kasus ini mereka terancam dijerat Pasal 363 KUHPidana dengan hukuman penjara diatas 5 tahun,” tandasnya.
(fir/sdf)



loading...

Feeds