Liga 1 Dimulai Februari, Tolong PSMS Cepat Cari Pemain Bagus Ya

 Djajang Nurjaman (tengah) berhasil meloloskan PSMS ke Liga 1. (Angger Bondan/Jawa Pos)

Djajang Nurjaman (tengah) berhasil meloloskan PSMS ke Liga 1. (Angger Bondan/Jawa Pos)

 

POJOKSUMUT.com, Persebaya Surabaya, PSMS Medan, dan PSIS Semarang, harus segera mempersiapkan diri mengarungi Liga 1 musim depan.

Ya, PT LIB (Liga Indonesia Baru) berencana memulai Liga 1 musim 2018 pada 24 Februari.

Chief Operating Officer (COO) PT LIB Tigorshalom Boboy menyatakan bahwa kompetisi sengaja dimulai awal tahun karena pihaknya harus melakukan penyesuaian dengan kalender FIFA.

’’Kami sudah putuskan kompetisi akan digelar pada pekan terakhir Februari. Kami sengaja memulainya lebih awal jika dibandingkan dengan tahun lalu. Sebab, ada sejumlah pertandingan internasional yang berlangsung tahun depan,’’ kata Tigor.

’’Sampai saat ini, agenda yang sudah kami jadwalkan itu tetap berjalan sesuai dengan rencana,’’ lanjutnya.

Dia berharap tim-tim yang baru promosi ke kasta tertinggi tanah air itu segera beradaptasi dengan iklim dan atmosfer kompetisi Liga 1.

Salah satu upayanya adalah menyiapkan materi pemain yang bagus untuk bisa bersaing dengan 15 tim peserta lain yang masih bertahan.

’’Tugas mereka tidak hanya berfokus mempersiapkan pemain-pemain hebat, tapi juga harus memaksimalkan semua aspek untuk menjadi tim profesional,’’ ujar Tigor.

’Sebab, belajar dari musim lalu, ada tim yang materi pemainnya bagus, tapi ternyata belum layak dikatakan sebagai tim profesional,’’ jelasnya.

Meski enggan menyebutkan nama, pernyataan Tigor tersebut sudah menjurus kepada Bhayangkara FC dan PSM Makassar.

Sebab, dua tim yang finis di papan atas klasemen akhir Liga 1 itu ternyata tidak lolos verifikasi lisensi klub Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).

Akibatnya, mereka tidak bisa tampil mewakili Indonesia di pentas Asia.

Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria memastikan, jadwal kompetisi yang dirilis operator tersebut sudah menjadi harga mati.

’’Masih mungkin kalau digelar lebih awal dari 24 Februari. Tapi, kalau mundur dari situ, sepertinya sudah tidak mungkin,’’ tutur Tisha.

’’Kami juga bakal membantu operator untuk bisa memutar kompetisi sesuai dengan jadwal,’’ tandasnya.
(ben/c14/ham/jpg/sdf)



loading...

Feeds