Tak Sekadar Numpang Lewat, Ini Target Djanur Bersama PSMS di Liga 1

Djajang Nurjaman mengungkapkan target PSMS musim depan di Lapangan Benteng,  Medan,  Kamis (30/11/2017).
Foto : Pojoksumut

Djajang Nurjaman mengungkapkan target PSMS musim depan di Lapangan Benteng, Medan, Kamis (30/11/2017). Foto : Pojoksumut

 


POJOKSUMUT.com, MEDAN-Pelatih PSMS Medan,  Djajang Nurjaman menargetkan timnya tak akan numpang lewat di Liga 1 musim depan. Hal itu disampaikannya pada acara penyambutan skuad PSMS di Lapangan Benteng, Kamis (30/11/2017).

Pelatih PSMS asal Sunda itu mengatakan PSMS harus bisa bersaing di kompetisi kasta teratas itu, jika masih dipercaya menjadi pelatih musim depan.

“Setelah liga 1 2018 kami sepakat tidak ingin numpang lewat dan kemudian berikutnya mundur lagi ke Liga 2. Untuk itu mari menyingsingkan tangan kita ingin bersaing dengan tim kuat dan sudah mapan di liga 1. Harus dengan persatuan untuk tercapainya cita-cita itu,” beber Djanur.

Djanur tak mau muluk-muluk untuk target juara di Liga 1. PSMS harus bertahap untuk bisa menargetkan juara. “Kami harus mulai dari bawah dan bertahap. Misalnya dari peringkat delapan, tujuh dan terus meningkat. Musim berikutnya PSMS baru bisa berbicara juara,” kata pelatih berusia 53 tahun.



Mantan pelatih Persib ini mengatakan dirinya bersyukur PSMS bisa lolos ke kasta teratas. Dia juga memuji perjuangan pemain dan ofisial.
“Saya mengajak semuanya bersyukur kepada Allah. Pada akhirnya PSMS melalui perjuangan luar biasa karena hampir 64 klub berlomba-lomba menjadi tiga terbaik. Berkat perjuangan dari para pemain, ofisial, dan semua yang telah mensuport perjuangan di lapangan. Sejarah mencatat kalian sebagai pelaku karena sudah sekian lama psms berlaga di kasta nomor dua,” ungkapnya.



Djanur juga tak lupa mengucapkan terima kasih kepada Pangkostrad sebagai pembina PSMS dan suporter. “Kepada Pangkostrad, peran beliau sangat besar di tim ini.  Selain itu juga kepada suporter dari penyisihan sampai final terutama yang datang langsung ke Bekasi dan Bandung. Begitu juga pendukung yang tinggal di rumah dan mendoakan. Tanpa doa dari anda semua hasilnya tidak akan seperti ini,” jelasnya. (CR-3/pojoksumut)



loading...

Feeds