Aktor Besar Hollywood Perkosa Asistennya

Ilustrasi. | pojoksatu.id

Ilustrasi. | pojoksatu.id

 

POJOKSUMUT.com, Hollywood kini diguncang isu tak sedap. Seorang aktor yang punya nama besar dikabarkan telah memaksa asisten pribadinya melakukan hubungan intim.

Aktor yang ditengarai melakukan pemerkosaan masih dirahasiakan identitasnya. Namun dari laporan TMZ, aktor yang memaksa asistennya bercinta mengidap HIV (human immunodeficiency virus).

Asisten yang kini menjadi korban kekerasan sudah mengadu ke aparat hukum setempat. Dia mengajukan tuntutan hukum mengaku bosnya melakukan penyerangan seksual padanya saat dia masih bekerja untuknya.

Menurut laporan kasus tersebut, wanita disamarkan dengan nama Jane Doe dan aktor top sebagai David Doe untuk melindungi identitas mereka.

Asisten pribadi itu mengklaim bahwa penyerangnya meludahi dirinya dan menolak mengenakan kondom saat dia mulai memperkosanya.

Sumber yang terhubung dengan kasus tersebut mengatakan kepada TMZ bahwa tertuduh adalah selebriti besar, namun tidak menjelaskan secara rinci.

Korban digambarkan sebagai ibu tunggal dan pelaku dikatakan telah ‘memanfaatkan kekuasaannya’. Selama serangan yang dituduhkan tersebut, dia dikatakan telah membuatnya terlibat dalam seks kasar yang tidak diinginkan dan menertawakannya saat dia memprotes.

David Doe juga dituduh meludahi korbannya dan mengancam akan memperkosanya lagi. Dokumen yang berkaitan dengan kasus orang tersebut menyebut pelaku menolak untuk memakai kontrasepsi. Dan menurut TMZ, korban kemungkinan juga akan terkena HIV.

Salah satu pasangan seksual pria tersebut dikatakan telah dinyatakan positif dan Jane Doe mengatakan bahwa setelah cobaan berat itu, David Doe mengatakan kepadanya bahwa dia harus diskrining virus tersebut.

Jika terbukti benar, ini akan menjadi tuduhan serangan seksual terbaru dan paling mengejutkan untuk Hollywood tahun ini.

Sebelumnya, sudah ada kasus produser Harvey Weinstein yang dituduh lebih dari 50 selebritis Hollywood telah melakukan pelecehan seksual dan pemerkosaan.

Baru lima hari yang lalu LAPD mengatakan bahwa mereka telah melakukan 28 investigasi kejahatan seks terkait dengan Hollywood dan media, dan bahwa mereka mengharapkan lebih banyak laporan yang akan datang. Juga telah diserahkan 37 kasus ke yurisdiksi lain di mana diyakin kejahatan tersebut mungkin telah terjadi.

“Kami mengantisipasi LAPD dan yurisdiksi lainnya akan menerima laporan kejahatan seks profil yang lebih tinggi lagi dalam beberapa minggu dan bulan mendatang. Kami mendorong semua korban serangan seksual untuk maju melaporkan kejahatan ini,” kata Kepala Polisi Charlie Beck kepada LA Times.
(Daily Mail/amr/fajaronline/jpnn/sdf)



loading...

Feeds