Hingga Sepekan Sumut Masih Berpotensi Hujan, Waspadai Banjir dan Longsor

Ilustrasi
pixabay

Ilustrasi pixabay

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Balai Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan memprediksi Provinsi Sumatera Utara (Sumut) masih berpotensi dilanda hujan.

Kondisi cuaca tersebut diperkirakan akan terjadi hingga sepekan. Oleh karenanya, masyarakat pun perlu mewaspadai terjadinya bencana banjir dan longsor.

 

Kepala BBMKG Wilayah I Medan, Edison Kurniawan melalui Kepala Bidang Data dan Informasi, Syahnan menyebutkan, secara umum potensi hujan di Sumut memang masih tinggi. Hujan yang akan terjadi pada pagi, siang, sore, malam dan dini hari.

 

“Dalam beberapa hari ke depan diperkirakan pola cuaca masih berpotensi terjadinya pertumbuhan awan-awan konvektif yang menyebabkan terjadinya hujan. Sehingga, masih perlu diwaspadai akan terjadinya banjir dan tanah longsor di wilayah kabupaten/kota di Sumut,” ujar Syahnan, Senin (4/12/2017).

 

Disebutkan dia, faktor terjadinya kondisi cuaca ini masih disebabkan karena aktifnya gangguan cuaca berupa tekanan udara rendah di sekitar Pantai Utara Aceh, yang menyebabkan wilayah Sumut menjadi area belokan angin. Artinya, memicu tumbuhnya awan hujan yang juga disertai angin kencang dan gelombang tinggi di sekitar Pantai Timur Sumut.

 

“Hujan kali ini diprediksi disertai petir atau kilat. Beberapa daerah yang berpotensi dilanda cuaca ekstrem tersebut, yaitu Belawan, Medan, Lubuk Pakam, Binjai, Pematang Raya, Pematang Siantar, Langkat, Sei Rampah, Tebing Tinggi dan Kisaran,” sebut Syahnan.

 

Ia menuturkan, karena intensitas hujan mulai sering terjadi perlu diwaspadai bencana banjir. Terutama, terhadap masyarakat yang tinggal di bantaran sungai. Tak hanya itu, bencana longsor juga berpotensi terjadi di daerah pegunungan.

 

“Mengingat dinamika atmosfer dalam beberapa hari ke depan masih cukup aktif dan berpotensi menimbulkan bencana, diharapkan peringatan dini yang disampaikan oleh BBMKG dapat terus diikuti. Selain itu, dicermati oleh para kepala daerah, bupati dan wali kota dengan melakukan koordinasi melalui BPBD setempat,” imbuhnya.

Sejumlah Daerah Dilanda Banjir

Sebelumnya, intensitas hujan yang cukup tinggi di wilayah Sumut mengakibat sejumlah daerah dilanda banjir. Seperti, Kota Medan, Tebing Tinggi, Serdang Bedagai, Simalungun, dan beberapa lainnya.

 

Di Medan, Sungai Babura meluap mengakibatkan sejumlah kawasan terendam banjir, khususnya di daerah aliran sungai. Selain itu, dua orang tewas terseret derasnya arus banjir.

 

Sementara di Tebingtinggi, air Sungai Bahilang dan Sungai Padang meluap, mengakibatkan Kota Tebingtinggi terendam sejak Jumat (1/12) malam. Dari 35 Kelurahan di Lima Kecamatan, sedikitnya 25 kelurahan dilanda banjir dengan ketinggian air 50 hingga 150 centimeter. Akibatnya, 8.421 KK atau 33.825 jiwa harus mengungsi. Sementara kerugian material diperkirakan Rp21.777.500.000 seperti sawah, dan lahan pertanian lainnya.



loading...

Feeds