Cagubsu 2018 Diminta Tak Kesampingkan Bidang Pendidikan

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Sosok calon gubernur Sumatera Utara (Cagubsu) 2018 diharapkan tak mengesampingkan bidang pendidikan. Artinya, tidak hanya berfokus membangun dari sisi aspek ekonomi dan politik.

“Calon pemimpin Sumut tentunya peduli juga di bidang pendidikan. Artinya, selama ini jangan hanya menekankan lebih kepada nuansa politik dan ekonomi,” ungkap akademisi dari Universitas Negeri Medan (Unimed), M Rizal Hasibuan, Kamis (7/12/2017).

Menurutnya, pendidikan menjadi pondasi untuk membangun sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas. Dengan begitu, indeks pendidikan di Sumut meningkat.

“Terpenting, pemimpin itu komitmen dengan janji-janjinya untuk direalisasikan. Jangan hanya sekadar angin surganya saja, tanpa ada bukti konkret,” tutur Rizal yang juga dari Lembaga Riset Publik Indonesia (Larispa).

M Rizal Hasibuan

Sementara, Sekretaris Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ABPPTSI) Sumatera Utara (Sumut), H M Nasir Mahmud menuturkan, Cagubsu nantinya diharapkan dapat meningkatkan angka partisipasi kasar (APK) perguruan tinggi di Sumut. Sebab, APK Sumut secara nasional termasuk rendah dan berada pada urutan 15 se-Indonesia.

“Sebagai contoh, tamatan SMA/SMK di Sumut ini berjumlah 400 ribuan setahun. Namun, yang kuliah atau melanjutkan ke perguruan tinggi masih kecil jumlahnya tidak sampai 21 persen. Makanya, calon pemimpin Sumut nantinya harus mendongkrak APK perguruan tinggi. Dengan begitu, kedepannya masyarakat Sumut akan lebih maju lagi. Paling tidak, dari peringkat 15 bisa masuk dalam 10 besar,” tutur Nasir.

Diutarakan Ketua Pembina Yayasan Politeknik Unggul LP3M Medan ini, tak hanya perguruan tinggi, APK SD, SMP, SMA/SMK juga demikian dan harus ditingkatkan lagi.

“Calon pemimpin harus aspiratif, tahu bagaimana apa yang dibutuhkan masyarakat di daerah yang akan dipimpinnya. Kemudian, responsif yaitu tak sekedar tahu tetapi merealisasikan. Dengan kata lain, melaksanakan yang dibutuhkan warganya, jangan hanya tebar pesona atau menghadiri acara seremonial untuk diresmikan. Tidak kalah penting juga harus dekat kepada rakyat dan peduli,” sebutnya. (fir/pojoksumut)



loading...

Feeds

RSU Royal Prima Tambah Gedung Baru

Dipaparkannya, tercatat sedikitnya ada 59 rumah sakit umum dan 19 rumah sakit khusus, baik swasta maupun pemerintah yang telah berdiri …