Jenderal Gatot Nurmantyo : Mohon Pamit Sebagai Panglima TNI

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo digendong prajurit Komando Pasukan Khusus (Kopassus) di Mako Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur, Kamis (7/12/2017).
Foto : Muhammad Ridwan (JawaPos.com)

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo digendong prajurit Komando Pasukan Khusus (Kopassus) di Mako Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur, Kamis (7/12/2017). Foto : Muhammad Ridwan (JawaPos.com)

POJOKSUMUT.com, JAKARTA-Suasana haru mewarnai prosesi pamitan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dengan prajurit Komando Pasukan Khusus (Kopassus) di Mako Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur, Kamis (7/12/2017).

Di hadapan ratusan prajurit Kopassus, Gatot menyampaikan rasa bangga pernah menjadi atasan tertinggi di jajaran TNI. Gatot kurang lebih tiga tahun menjabat sebagai Panglima TNI.

“Mengapa saya datang ke Kopassus, karena saya bangga, saya terhormat diberi kesempatan memimpin prajurit seperti kalian, prajurit komando,” kata Gatot.

Gatot menyampaikan bahwa tugas masa baktinya sebagai Panglima TNI akan berakhir dan digantikan oleh Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Hadi Tjahjanto.

“Tugas saya akan berakhir, saya sudah menghadap Pak Presiden pada Selasa (5/12/2017) dan menyampaikan agar organisasi TNI berjalan simultan dengan baik. Kemudian DPR RI menyetujui Marsekal Hadi Tjahjanto,” ungkap Gatot.

Perihal rotasi pergantian Panglima TNI, kata Gatot, merupakan hal yang wajar agar organisasi yang dianggap Gatot mempunyai citra baik di masyarakat dapat berjalan lancar.

“Sehingga tidak ada pergantian yang lama, saya angkatan 1982 dan Pak Hadi angkatan 1986,” ucap Gatot.

Oleh karena itu, mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) ini memohon pamit kepada prajuritnya karena masa baktinya akan berakhir di bulan Maret 2018 mendatang.

“Mohon pamit sebagai Panglima TNI, tentunya di bulan Maret saya pensiun,” ujar Gatot.

Lebih lanjut, mantan Panglima Komando Strategi Angkatan Darat (Pangkostrad) ini menyatakan akan tetap menyimpan rasa prajuritnya sebagai anggota TNI meskipun sudsh purnawirawan.

“Izinkan saya menyimpan di hati sanubari dan detak jantung saya. Itu semua akan tetap hidup dan menjadi api, untuk berbuat terbaik tulus dan ikhlas hanya untuk NKRI. Saya ingatkan walaupun saya sudah purnawirawan, jangan ragu-ragu. Jangan tinggalkan saya, saya adalah prajurit komando,” tandas Gatot.

Kemudian, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Mulyono diarak prajurit Kopassus. (rdw/JPC/JPG/nin)



loading...

Feeds

Cendol Edy Rahmayadi Laris Manis

Ulah mantan Pangkostrad ini ternyata menyita perhatian warga yang berada di sekitar pasar tersebut. Becak cendol yang dinaiki Edy langsung …

1.034 Lulusan Unimed Diwisuda

Lulusan tersebut terdiri dari 30 orang lulusan bergelar Magister Humaniora, 160 bergelar Magister Pendidikan, 5 orang bergelar Magister Sains, 739 …