Gagal Juara di Aceh, Luis Milla Bakal Rotasi 3 Pemain Timnas

 Luis Milla datang ke stadion Gelora Bung Karno bersama manajer timnas Endri Erawan dan asistennya Miguel Gandia. (pssi.org)

Luis Milla datang ke stadion Gelora Bung Karno bersama manajer timnas Endri Erawan dan asistennya Miguel Gandia. (pssi.org)

 

POJOKSUMUT.com, Seluruh pemain Timnas Indonesia yang berlaga di ajang Aceh World Solidarity Cup, Banda Aceh, langsung dikembalikan ke klub mereka masing-masing.

Langkah yang diambil sang pelatih Timnas Indonesia, Luis Milla, itu selain untuk memberikan kesempatan untuk recovery, juga agar para pemain bisa mendapat suasana baru.

Seperti yang diketahui, selain kondisi pemain yang sangat kelelahan setelah harus bermain dalam medan berat karena lapangan berlumpur, mental Fachruddin Aryanto dan kawan-kawan pun sedang terpukul lantaran gagal membawa pulang gelar. Mereka kalah 0-1 dari Kirgistan di pertandingan final.

“Kami berikan kesempatan seluas-luasnya bagi para pemain untuk bisa menjalani recovery bersama klub mereka, juga keluarga mereka,” kata Luis Milla setelah tiba di Jakarta dalam perjalanan dari Aceh, siang kemarin (7/12).

“Saya berharap, saat bersama klub, para pemain bisa secara profesional menjaga performa mereka,” lanjut pria asal Spanyol itu.

Menurut Milla, para pemain yang diproyeksikan untuk tampil di Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang, Agustus mendatang itu, akan mulai dikumpulkan kembali untuk menjalani latihan bersama pada awal Januari mendatang.

Program latihan tersebut sekaligus untuk persiapan menjelang uji coba internasional melawan Islandia.

Hanya saja, Milla belum memastikan akan membawa seluruh skuad yang tampil di Aceh untuk melawan Islandia nanti.

“Karena tentu kami harus melihat pemain-pemain lain yang maih berpotensi masuk timnas. Paling tidak ada rotasi di dua sampai dengan tiga posisi dalam tim,” ujar pelatih berusia 53 tahun itu.

Nah, terkait beberapa pemain muda yang sudah menandatangani kontrak dengan beberapa tim di Malaysia, Milla dengan tegas memberikan apresiasi kepada mereka.

Sebab, lanjut dia, itu adalah kesempatan terbaik bagi para pemain mendapatkan pengalaman baru dan meningkatkan kualitas permainan mereka.

“Semua pemain yang keluar dari negaranya itu akan banyak keuntungan. Mereka akan lebih dewasa dalam belajar tentang hidup dan karir di sepak bola,” jelasnya.

“Karena di negara lain, sudah tentu mereka akan mendapat pengalaman dan sudut pandang yang baru dan bisa meningkatkan skill mereka,” ungkapnya.

Dalam perkembangan yang sama, Evan Dimas Darmono mengungkapkan, dia akan liburan bersama keluarganya di Surabaya.”Saya sudah sangat rindu dengan Surabaya dan masakannya,” kata Evan.

“Saya belum tahu kapan mulai berangkat ke Malaysia dan latihan di sana,” timpal pemain yang sudah resmi berkostum Selangor FC di kompetisi Malaysia Super League itu.

Evan adalah salah satu dari tiga pemain timnas besutan Milla yang sudah resmi berkompetisi di luar. Sebab, ada juga Ilham Udin Armayn yang menjadi rekan Evan di Selangor FC.

Selain itu, ada juga Ryuji Utomo yang sudah secara resmi memberikan tanda tangannya ke PTT Rayong, tim kompetisi kasta kedua Thailand selama satu musim.
(ben/jpg/sdf)



loading...

Feeds

RSU Royal Prima Tambah Gedung Baru

Dipaparkannya, tercatat sedikitnya ada 59 rumah sakit umum dan 19 rumah sakit khusus, baik swasta maupun pemerintah yang telah berdiri …