Tayangkan Konflik Perselingkuhan Jennifer Dunn, Dua Tayangan Gosip Disemprot KPI

ilustrasi
foto : pixabay

ilustrasi foto : pixabay

POJOKSUMUT.com, KABAR perselingkuhan artis Jennifer Dunn dengan Faisal Haris yang masih berstatus suami orang menjadi konsumsi publik yang sangat menghebohkan belakangan ini.

Terlebih, setelah insiden putri Haris, Shafa, melabrak Jedun-sapaan akrab Jennifer Dunn, di salah satu pusat perbelanjaan. Videonya pun menyebar luas di media sosial, hingga Shafa menjadi incaran awak media.

Tayangan inipun menjadi santapan lezat program gosip Tanah Air.

Namun, Komisi Penyiaran Indonesia Pusat (KPI Pusat) akhirnya menilai hal tak baik menjadi tayangan publik di televisi, hingga memutuskan menjatuhkan sanksi teguran terhadap program siaran gosip, yaitu “Entertainment News” yang ditayangkan oleh stasiun NET TV dan Kiss Pagi Indosiar.

Dilansir situs resmi KPI, pada program Entertainment News tertanggal 26 November 2017 pukul 16.31 WIB kedapatan melanggar aturan P3 dan SPS KPI tahun 2012. Hingga KPI melayangakan teguran tertulis per tanggal 30 November.

Dalam surat itu dijelaskan, program siaran tersebut menayangkan wawancara Shafa setelah konflik dengan Jennifer Dunn serta menampilkan Sarita yang menceritakan konflik rumah tangga yang dialaminya. Selain itu, terdapat pula muatan yang menceritakan kisah Jennifer Dunn terlibat kasus narkoba dan pencucian uang.

Komisioner KPI Pusat, Hardly Stefano menilai, muatan privasi dan wawancara terhadap anak di bawah umur seperti yang ditjelaskan di atas tidak dapat ditampilkan. Hal ini dinilai sebagai pelanggaran atas ketentuan penghormatan terhadap hak privasi, perlindungan anak serta perlindungan anak-anak dan remaja sebagai narasumber.

“Kami memutuskan bahwa tayangan tersebut telah melanggar Pedoman Perilaku Penyiaran Komisi Penyiaran Indonesia Tahun 2012 Pasal 13, Pasal 14 dan Pasal 29 huruf a serta Standar Program Siaran Komisi Penyiaran Indonesia Tahun 2012 Pasal 13 Ayat (1), Pasal 15 Ayat (1). Berdasarkan pelanggaran tersebut, KPI Pusat memberikan sanksi administratif teguran tertulis,” jelas Hardly.

Sementara itu, program “Kiss Pagi” yang tayang pada 21 November 2017 pukul 10.02 WIB juga dinilai melanggar aturan P3 dan SPS KPI tahun 2012.

Program siaran tersebut memuat pernyataan, “Julukan pencuri suami orang dianggap cocok disandang artis Jennifer Dunn..” yang dikhawatirkan dapat membentuk opini negatif di masyarakat. Selain itu, terdapat pula muatan wawancara Shafa soal konfliknya dengan Jennifer Dunn serta menampilkan Sarita yang menceritakan konflik rumah tangga yang dialaminya.

Dalam kesempatan itu, KPI Pusat meminta Indosiar dan NET TV menjadikan P3 dan SPS KPI Tahun 2012 sebagai acuan utama dalam penayangan sebuah program siaran. (*/nin/pojoksumut)



loading...

Feeds