Duh! Ibu Ini Bawa Ribuan Pil Ekstasi, Diciduk di Jalinsum

Tersangka yang membawa 1.200 ekstasi.

Tersangka yang membawa 1.200 ekstasi.

POJOKSUMUT.com, SATUAN Reserse Narkoba Polres Tanjungbalai yang dipimpin AKP Adi Haryono berhasil mengamankan seorang tersangka memiliki Narkotika jenis ekstasi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), Desa Hessa Perlompongan, Kecamatan Air Batu, Kabupaten Asahan.

Pelaku adalah seorang ibu rumah tangga (IRT) bernama Maulizar (36), warga alamat Desa Cut, Kecamatan Titeue, Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh, Sabtu (9/12/2017) malam.

Kapolres Kota Tanjungbalai AKBP Tri Setyadi Artono melalui Kasubag Humas Iptu Djumadi mengatakan kasus ini terungkap berdasarkan pesan SMS dari masyarakat kepada Kasat Reserse Narkoba yang mengatakan bahwa di Jalan Tembaga, Kelurahan Kampung Baru, Tanjungbalai sedang terjadi transaksi narkoba yang dilakukan oleh seorang perempuan.

“Atas informasi tersebut, Kasat Res Narkoba memerintahkan personil Team Opsnal Sat Res Narkoba melakukan penyelidikan, di tempat kejadian perkara awal diperoleh informasi bahwa tersangka sudah bergerak meninggalkan rumah tersebut menuju Simpang Kawat Asahan. Lalu dilakukan pengejaran dan penyelidikan di loket-loket bus antar provinsi yang ada di sekitar Simpang Kawat Asahan. Selanjutnya di sebuah loket bus tepatnya di Jalan Lintas Sumatera, Desa Hesa Perlompongan, Kecamatan Air Batu, Kabupaten Asahan ditemukan seorang wanita dengan ciri-ciri tersebut diatas sedang duduk di sebuah loket bus sambil memegang sebuah tas,” bebernya.

 

Barang bukti yang diamankan dari tersangka.

Iptu Djumadi menambahkan pada saat akan diamankan, tersangka yang sedang duduk di dalam loket bus. Kemudian, petugas langsung melakukan penggeledahan terhadap barang/ tas tersangka. “Saat petugas melakukan penggeledahan ditemukan di dalam tas ada sebuah kotak Wafer Tango yang setelah dibuka berisi dua bungkus plastik transparan berisi narkotika jenis ekstasi. Petugas langsung melakukan penangkapan,” jelasnya.

Tersangka langsung dibawa ke Polres Tanjungbalai untuk proses penyelidikan. Dari hasil interogasi awal terhadap Maulizar, bahwa ekstasi tersebut diberikan oleh seorang laki-laki bernama inisial “AM” yang berada di Aceh Pidie untuk diserahkan kepada FI yang berada di Palembang.

“Barang bukti yang berhasil diamankan dari Maulizar dua bungkus plastik transparan diduga berisi pil ekstasi sebanyak 1.200 butir, satu bungkus kotak wafer tango warna cokelat, satu buah tas kain warna putih,” pungkasnya. (CR-1/pojoksumut)



loading...

Feeds

Digugat PKB, Begini Reaksi KPU Medan

"Apapun keputusan Bawaslu nantinya, kita harus hormat dan menjalankan hasilnya. Kalau memang kalah di Bawaslu, maka mungkin bisa menempuh ke …