Imbas Deklarasi Trump, Situasi Memanas, Tiga Warga Palestina Tewas

Palestina
french.palinfo.com

Palestina french.palinfo.com

POJOKSUMUT.com, DEKLARASI Presiden Amerika Serikat, Donald Trump terkait Yerussalem sebagai ibu kota Israel terus memicu insiden berdarah di tanah Palestina.

Sejumlah pejabat Palestina melaporkan sebanyak tiga orang warga Palestina tewas di Gaza dalam bentrokan dengan tentara Israel di dekat perbatasan.

Selain itu, lebih dari 100 orang terluka di wilayah Gaza dan Tepi Barat yang diduduki Israel di tengah unjuk rasa terbaru menyusul keterangan Donald Trump.

Dan di Tepi Barat, seorang polisi Israel terluka akibat serangan pisau seorang warga Palestina, kata polisi Israel. Pelaku penusukan ditembak dan akhirnya tewas.

Penegasan Trump bahwa Yerusalem merupakan ibu kota Israel telah dikutuk oleh seluruh negara Arab dan dunia Muslim, tetapi justru dipuji Israel.

Kebijakan Trump itu menandai berakhirnya sikap netral AS tentang persoalan tersebut.

Sumber-sumber di kalangan medis Palestina mengatakan orang-orang tersebut tewas ditembak di dekat perbatasan timur dan utara Jalur Gaza.

Bentrokan meletus usai Salat Jumat ketika para pengunjukrasa Palestina membakar ban-ban bekas dan melempar batu ke arah pasukan Israel, yang kemudian membalasnya dengan melepaskan gas air mata.

Terbunuhnya tiga orang palestina ini membuat daftar korban tewas di pihak Palestina bertambah menjadi delapan orang semenjak kenaikan eskalasi kekerasan dengan Israel sejak pernyataan pada 6 Desember. (*/BBC/nin/pojoksumut)



loading...

Feeds