Tak Muluk-muluk, Ini Target PSMS di Liga 1 Musim 2018

Pemain PSMS yang mengikuti latihan perdana bersama beberapa pemain seleksi berfoto bersama manajemen di Stadion Kebun Bunga.
Foto : nin/pojoksumut

Pemain PSMS yang mengikuti latihan perdana bersama beberapa pemain seleksi berfoto bersama manajemen di Stadion Kebun Bunga. Foto : nin/pojoksumut

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Optimisme diusung PSMS Medan jelang kompetisi Liga 1 Tahun 2018.

Ini ditandai dengan beberapa perombakan dalam tubuh Ayam Kinatan-julukan PSMS. Tak hanya jajaran pemain, tapi juga kepengurusan dan fasilitas klub.

Hal ini lakukan untuk mengusung target PSMS di kompetisi level tertinggi di Indonesia.

“Target PSMS di Liga 1 masuk lima besar,” ujar Dewan Pembina PSMS, Kodrat Shah.

Semua persiapan dimulai dengan tidak lagi memakai kepengurusan seperti selama ini. Melainkan manajemen di bawah PT Kinantan Indonesia.

Susunan manajemen ini dipimpin CEO atau Direktur Utama yang dijabat Dodi Taher. Dodi sebelumnya pernah menjabat manajer U-15.

Namun manajemen punya dewan pembina dan dewan penasehat. Dewan pembina dijabat Kodrat Shah sementara Dewan penasehat adalah Letjen TNI Edy Rahmayadi.

Julius Raja yang sudah menjadi pengurus sejak tahun 1980-an kali ini menempati posisi Sekretaris. Sementara itu wajah tak asing menempati posisi direktur teknik. Dia adalah Andre Mahyar Matondang, mantan manajer PSMS di Piala Kemerdekaan. Selain itu muncul nama-nama baru seperti Riki Prandana menjabat Direktur Umum, Abdul Ghani sebagai direktur Sponsorship dan Umar Husein direktur keuangan.

“Ya kita tidak lagi pakai sistem yang lama. Jadi ini sesuai ketentuan dari PSSI. Tidak ada lagi mandataris-mandataris. Kebijakan ada di bawah CEO atau Dirut. Tidak banyak orang kita harapkan bisa bekerja serius,” kata Kodrat.

Meskipun punya tugas dan fungsinya, dia berharap manajemen bisa bekerja keras tanpa terbatas posisi. “Ya bisa saja mereka ini rangkap tugas karena kita semua bekerja bersama-sama,” kata Kodrat.

Sementara pihaknya belum menentukan posisi manajer. “Sudah ada orangnya. Segera kita putuskan,” pungkas pria yang juga Ketua MPW Pemuda Pancasila Sumut ini.

Seiring dengan manajemen baru, Kodrat mengatakan akan merenovasi Mes PSMS, terutama bagian kamar pemain.

“Kamar pemain mau dibuat macam hotel, di kamar mau dibuat kamar mandi. Jadi untuk sementara pemain di Mess Kodam. Waktu perombakan satu bulan.

Untuk mewujudkan klub yang sehat sepanjang musim Liga 1, Kodrat mengatakan pihaknya sedang berusaha mengumpulkan Rp20-25 Miliar. “Saat ini sudah ada empat yang tertarik mau sponsori kita,” lanjutnya.

Selain itu, pihaknya akan berusaha menjadi klub yang transfaran dalam segala sisi. Mulai dari penjualan tiket, berapa pemasuk dan berapa uang keluar. “Tidak ada yang cari keuntungan di sini (PSMS). Keuangan akan kita umumkan. Tiket, berapa masuk, berapa keluar. Kita terbuka, keuangan tidak ada yang ditutupi, agar jangan ada fitnah,” tegasnya. (nin/pojoksumut)

Susunan manajemen
Dewan penasehat: Edy Rahmayadi
Dewan pembina: Kodrat Shah
CEO: Dodi taher
Direktur Umum:Riki prandana
Sekretaris: Julius Raja
Direktur teknik: andry Mahyar
Wakil: Sunardi A
Direktur Keuangan: Umar Husein
Direktur Sponsor: H Abdul Gani
Head coach: Djajang
Asisten :M Yusuf Prasetyo
Pelatih kiper: Sahari Gultom
Pelatih fisik: Suwanda



loading...

Feeds