Mudik Natal dan Tahun Baru di Sumut, Waspadai Jalur Rawan Longsor Ini

Kondisi longsor  di Jalinsum Sipirok-Tarutung Kilometer 45 Dusun Aek Sulum Desa Marsada, Sipirok Tapsel, Jumat (10/112017).
Foto : Metro Tabagsel/JPG

Kondisi longsor di Jalinsum Sipirok-Tarutung Kilometer 45 Dusun Aek Sulum Desa Marsada, Sipirok Tapsel, Jumat (10/112017). Foto : Metro Tabagsel/JPG


POJOKSUMUT.com, MEDAN-Puncak mudik Natal diprediksi berlagsung 23-24 Desember 2017 dan arus mudik Tahun Baru pada 29-30 Desember 2017.

 



Untuk itu, Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara mengimbau pemudik agar menghindari potensi masalah dan mengantisipasi hal-hal yang tidak dikehendaki selama diperjalanan menuju kampung halaman.

Kadis Perhubungan Sumut Anthony Siahaan melalui Sekretaris Dishub Darwin Purba mengatakan, bahwa potensi masalah dan yang perlu diantisipasi pemudik adalah beberapa ruas jalan yang berpotensi longsor.

“Perkiraan yang disampaikan BMKG juga bisa menjadi panduan kita, karena beberapa hari ke depan Sumut masih berpotensi hujan lebat yang bisa mengakibatkan longsor dan banjir di beberapa titik rawan longsor,” kata Darwin di Medan, akhir pekan ini.

Disebutkannya, titik rawan longsor ada di ruas jalan Sipirok-Tarutung, Dolok Sanggul-Sidikalang, Tiga Ras-Simanindo, lingkar dalam Samosir, Siantar-Parapat, Parapat-Porsea dan Medan-Berastagi

“Mengantisipasi potensi masalah longsor tersebut, sudah diimbau agar truk pengangkut barang dilarang beroperasi pada masa Natal dan Tahun Baru. Sesuai dengan SK Gubsu No 188.44/605/KPTS/2011, bahwa mobil barang > 7.500 Kg dilarang melintas pada hari Sabtu dan Minggu/hari besar keagamaan/libur nasional,” tukasnya. (fir/pojoksumut)



loading...

Feeds