Pendidikan Etika dan Akhlak Harus Jadi Perhatian

Rektor UMA
foto : fir/pojoksumut

Rektor UMA foto : fir/pojoksumut


POJOKSUMUT.com, MEDAN-Di era globalisasi saat ini yang diperlukan tak hanya sekedar keahlian, tetapi juga keberanian, keterampilan, kearifan dan integritas kepribadian.

Sebab, pada era yang sering disebut zaman milineal atau zaman now, telah terjadi pergeseran nilai-nilai sosial dalam masyarakat. Untuk itu, pendidikan etika dan akhlak hendaknya menjadi perhatian khusus.

“Ilmu pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki tanpa dibarengi dengan etika, akan dapat menghancurkan eksistensi umat manusia. Di sinilah, relevansi keberadaan Universitas Medan Area dengan menghasilkan sumber daya manusia inovatif, berkepribadian dan mandiri,” ungkap Rektor UMA Prof Dr H A Ya’kub Matondang MA pada acara wisuda 559 mahasiswa jenjang pendidikan S1 dan S2 di kampus tersebut baru-baru ini.

 



Diutarakannya, pendidikan pada dasarnya adalah usaha untuk mencerdaskan dan menjadikan alumni sebagai insan yang kompetitif, serta relevan bagi kebutuhan masyarakat global.

Maka dari itu, selama mengikuti perkuliahan di UMA mahasiswa telah dibekali dengan kompetensi utama yaitu keilmuan, kepribadian dan kewirausahaan.

“Alumni yang berkualitas adalah lulusan yang bisa memenuhi standar mutu pendidikan yang diukur dari seberapa besar manfaatnya bagi stakeholder, baik dari kalangan internal maupun eksternal,” tutur rektor.

Dia menyebutkan, alumni UMA yang dihasilkan diharapkan mampu berpikir inovatif, bermoral dan berakhlak mulia serta mandiri. Intelektual yang inovatif dan berakhlak dicitrakan sebagai intelektual yang bertakwa, di mana seluruh aktivitas kesehariannya dipandang sebagai ibadah kepada Tuhan.

Di sisi lain, dalam kegiatan keilmuan dan teknologi, tentunya tidak melepaskan diri dari sistem tata nilai dan etika.

“Perlu disadari, wisuda bukanlah merupakan akhir dari tahapan menuntut ilmu. Wisuda merupakan langkah awal yang menandai kesuksesan dalam menyelesaikan studi pada strata tertentu. Selanjutnya, dituntut kemampuan masing-masing yang sesungguhnya akan diuji di tengah masyarakat,” ujar rektor. (fir/pojoksumut)



loading...

Feeds