Terungkap! Penipuan Minyak Goreng, Terbongkar setelah Tiga Tahun



POJOKSUMUT.com, MEDAN-Tiga orang pelaku penipuan minyak goreng asal Lampung nyaris tewas diamuk massa di Jalan Bhayangkara, Kecamatan Medan Tembung, Selasa (26/12/2017).


Ketiganya masing-masing berinisial SA (33) dan SU (39), warga Jalan Soekarno Hatta Tanjung Harapan, Lampung Utara, serta SY (40) warga asal Jalan Negara Aji Baru, Lampung Tengah.

Berdasarkan informasi, peristiwa ini terjadi berawal saat korban penipuan bernama Istianto (47) sekira pukul 09.00 WIB menghubungi SA untuk memesan 3 jerigen minyak makan. Dari tiap 1 jerigen berisi 22 kg minyak.

Lantas, SA dan dua pelaku lainnya yang menaiki mobil Gran Max BK 9646 VP tiba di toko grosir milik korban. Selanjutnya pelaku menurunkan 3 jerigen berisi minyak makan tersebut dari dalam mobil.

Saat itu, pelaku hendak menuangkan minyak ke dalam ember plastik berkukuran besar. Namun korban meminta supaya jerigen tersebut untuk bersama-sama ditimbang.

Pelaku pun gugup saat bersama korban menimbang ketiga jerigen tersebut. Sontak, korban terkejut lantaran minyak makan dari 3 jerigen yang seharusnya 66 kg, justru hanya 43 Kg, sehingga kurang 23 Kg.

Dengan spontan, korban meneriaki pelaku penipun. Warga yang kebetulan berada di toko langsung menghakimi mereka hingga babak-belur.

Beruntung, nyawa ketiganya terselamatkan setelah personil Reskrim Polsek Percut Sei Tuan yang menerima informasi dari masyarakat tiba di lokasi. Selanjutnya ketiga pelaku berikut barang-bukti mobil berisi belasan jerigen minyak diboyong ke kantor polisi guna proses lebih lanjut.

Korban ketika diwawancarai di kantor polisi mengungkapkan, ia sudah berlangganan minyak makan dengan pelaku sejak 3 tahun lalu. Namun selama ini ia sama sekali tak mengetahui jika korban terlah tertipu.

“Terungkapnya aksi penipuan itu sekitar 1 minggu lalu. Ketika itu ada seorang warga datang ke toko saya guna mengatakan bahwa ketiga pelaku itu adalah penipu, dan warga itu pernah juga menjadi korban penipuan,” ungkapnya.

Sejak informasi dari warga itu, sambungnya, Selasa pagi korban berusaha menjebak dengan memesan 3 jerigen minyak makan kepada pelaku.

“Tadi pelaku sempat menunjukkan jika ketiga jerigen itu berisi penuh. Namun saat ditimbang, minyak makannya hanya 43 Kg, dimana tiap 1 Kg harganya Rp 10 ribu. Selama 3 tahun ini ternyata saya sudah tertipu hingga mencapai puluhan juta rupiah. Saya yakin jerigen itu sudah dimodifikasi, sehingga dari luar kelihatan penuh,” terangnya.

Sementara itu, SA saat diwawancarai mengakui aksi penipuan yang dilakukannya bersama 2 rekannya. Untuk minyak makan itu mereka beli di satu toko Jalan Tanjungsari/Simpang Pemda, Medan.

“Per kg minyak makan kami beli dengan harga Rp9.600. Kami menjualnya seharga Rp10 ribu untuk 1 kg,” akunya. (fir/pojoksumut)



loading...

Feeds