Polmed Tingkatkan Kompetensi Guru di SMAN Silalahi Sabungan-Dairi

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Politeknik Negeri Medan (Polmed) melalui tim Unit Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (UPPM) Jurusan Teknik Komputer dan Informatika, melakukan kegiatan pengabdian masyarakat di SMA Negeri (SMAN) Silalahi Sabungan-Dairi baru-baru ini.

Kegiatan yang menjadi salah satu kewajiban dalam melaksanakan tri dharma perguruan tinggi ini, bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dan pegawai di sekolah tersebut.

Ketua tim UPPM Polmed Jurusan Teknik Komputer dan Informatika, Makmur Tarigan mengungkapkan, seiring pesatnya perkembangan teknologi komputer khususnya teknologi otomatisasi perkantoran, guru dan staf administrasi SMA sangat dituntut untuk meningkatkan kompetensinya. Hal itu bertujuan tak lain untuk meningkatkan mutu pembelajaran dan mempermudah pengelolaan administrasi pendidikan sekolah.

“Pengabdian masyarakat yang dilakukan dalam bentuk kegiatan pelatihan pemanfaatan aplikasi otomatisasi perkantoran. Pelatihan ini untuk menunjang kinerja bagi pegawai dan guru SMAN Silahi Sabungan-Dairi,” ungkap Makmur Tarigan didampingi anggota tim Junus Sinuraya, Marliana Sari, dan Zakaria Sembiring, Rabu (27/12/2017).

Dia menjelaskan, aplikasi otomatisasi perkantoran merupakan sebuah rencana untuk menggabungkan teknologi tinggi melalui perbaikan proses pelaksanaan pekerjaan demi meningkatkan produktifitas. Aplikasi otomatisasi perkantoran misalnya memanfaatkan teknologi Visual Basic Application (VBA) Microsoft Excel dan Microsoft Access, dalam mengolah data baik kepentingan administrasi maupun kepentingan lainnya.

“Aplikasi ini memiliki arti penting bagi dunia pendidikan, yaitu sebagai sarana yang dapat dipakai untuk meningkatkan pelaksanaan program pendidikan. Baik dalam proses pembelajaran maupun untuk hal-hal yang bersifat administratif,” tutur Makmur.

Disebutkannya, sangat disayangkan sebagian besar guru dan pegawai masih awam terhadap performa software tersebut. Sehingga, pelaksanaan pembelajaran dan pelaksanaan administrasi pendidikan masih bersifat konvensional.

“Keterbatasan kemampuan tersebut sangat dimungkinkan, dikarenakan keterbatasan pelatihan yang dapat diikuti oleh guru dan pegawai sekolah tersebut. Untuk itu, Polmed hadir dengan melakukan kegiatan pengabdian masyarakat guna meningkatkan kompetensi mereka,” sebut Makmur.

Sementara, anggota tim, Junus Sinuraya menambahkan, kegiatan pengabdian dalam bentuk memberi pelatihan sangat bermanfaat besar terhadap penyegaran dan menambah wawasan di bidang teknologi informasi khususnya aplikasi otomatisasi perkantoran.

“Bentuk pelatihan ini sangat efektif untuk meningkatkan produktifitas kinerja guru-guru dan pegawai dalam mengerjakan pekerjaan masing-masing. Hal ini juga nantinya berdampak positif dalam menunjang kegiatan pembelajaran,” imbuhnya. (fir/pojoksumut)



loading...

Feeds