Bela Palestina, Lorde Batalkan Rencana Konser di Israel

Lorde
Foto : Vogue

Lorde Foto : Vogue

POJOKSUMUT.com, SIKAP tegas diambil oleh penyanyi kenamaan Lorde. Dia resmi membatalkan rencana konser di Israel yang dijadwalkan pada musim panas mendatang. Pembatalan itu dipilihnya setelah diimbau oleh aktivis pro-Palestina.

Wanita asal Selandia Baru itu mengatakan bahwa keputusannya membatalkan konser pada 5 Juni 2018 di Tel Aviv, sudah benar.

“I’m not too proud to admit I didn’t make the right call on this one,” kata Lorde, dilansir Independent, Kamis (28/12/2017).

Namun, keputusannya tersebut tidak berdasarkan tekanan dari gerakan memboikot Israel, yang dikenal dengan sebutan BDS (boycott, divestment and sanctions). Meskipun, sejumlah musisi diketahui membatalkan konsernya di Israel karena tekanan dari BDS, seperti Roger Waters, Thurston Moore and Lauryn Hill.

Pembatalan konser Lorde disambut baik oleh anggota gerakan BDS. Sementara itu, Menteri Kebudayaan Israel Miri Regev mengatakan bahwa dia berharap Lorde akan mempertimbangkan kembali keputusannya tersebut. Sedangkan, promotor konser Israel tidak mempermasalahkan keputusan Lorde.

Berdasarkan pemberitaan Rolling Stone, Duta Besar Israel untuk Selandia Baru, Itzkah Gerberg melayangkan surat terbuka dan mengungkapkan keinginannya bertemu Lorde untuk membicarakan keputusannya membatalkan konser di Tel Aviv, Israel.

Menurutnya, keputusan membatalkan konser tersebut akan mengecewakan seluruh penggemarnya di Israel. Apalagi, dia berpendapat bahwa musik seharusnya adalah bahasa toleransi dan persahabatan yang menyatukan seluruh orang.

Bahkan, dia mengatakan bahwa konser Lorde di Israel bisa berkontribusi terhadap semangat dari harapan dan perdamaian di Timur Tengah. Oleh karena itu, dia berharap bisa bertemu langsung dengan Lorde untuk membicarakan perihal Israel.

(ded/JPC/nin)



loading...

Feeds