Selama 2017, Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Sumut Menurun 20,7 Persen

Kapolda Sumut, Irjen Paulus Waterpauw.
foto : nin/pojoksumut

Kapolda Sumut, Irjen Paulus Waterpauw. foto : nin/pojoksumut

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Selama periode tahun 2017, angka kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) di wilayah hukum Polda Sumatera Utara mengalami penurunan. Dari 6.276 kasus di tahun 2016 menjadi 4.803 di tahun 2017.

“Tahun ini terjadi 4.803 kasus laka lantas atau menurun 20,7 persen dibanding tahun 2016 yang mencapai 6.276 kasus,” ujar Kapolda Sumut Irjen Pol Paulus Waterpauw di Medan, belum lama ini.

Diutarakannya, dari 4.803 kasus yang terjadi di tahun 2017, 1.473 orang korbannya meninggal dunia. Sedangkan korban luka berat 1.694 orang dan luka ringan 5.279 orang. Untuk kerugian material yang diakibatkan dari kecelakaan tersebut mencapai Rp10.703.975.

Perbandingan baik korban yang meningal dunia dengan korban luka berat dan ringan juga mengalami penurunan. Dari 1.765 korban meninggal di tahun 2016 menjadi 1.473, turun sekitar 8,6 persen.

Sedangkan korban luka berat dari 2.593 di tahun 2016 menjadi 1.694 orang, turun 44,7 persen. Dan korban luka ringan 6.802 orang di tahun 2016 menjadi 5279 orang di tahun 2017, turun 18,6 persen.

“Untuk kerugian material dari Rp14.499.280.000 di tahun 2016 menjadi Rp10.703.975 di tahun 2017 atau turun sekitar 25,1 persen,” paparnya.

Sementara itu, di bidang keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran (Kamseltibcar) lalu lintas 2016-2017 ini juga tercatat ada 324.791 jenis pelanggaran dengan jumlah tilang sebanyak 238.279 dan teguran sebanyak 88.515.

“Kalau angka pelanggaran lalu lintas tahun ini meningkat dari 305.258 kasus di tahun 2016 menjadi 324.791 kasus di tahun 2017, meningkat sekitar 6,27 persen,” tandas dia. (fir/pojoksumut)



loading...

Feeds