Dampak Fenomena Supermoon, Kawasan Medan Utara Direndam Banjir Rob

Banjir rob yang menggenangi perumahan warga di Medan Utara.
foto : ist

Banjir rob yang menggenangi perumahan warga di Medan Utara. foto : ist

POJOKSUMUT.com, BELAWAN-Sudah dua hari kawasan Medan Utara direndam banjir rob air laut. Diperparah lagi, hujan yang terus mengguyur Kota Medan.

Kawasan Medan Utara yang dilanda banjir rob di antaranya Kecamatan Medan Belawan, Medan Labuhan dan Medan Marelan. Hampir seluruh perumahan baik komplek maupun rumah warga masih digenangi air.

“Sudah dua hari seluruh warga yang bermukim di kawasan Medan Utara setiap pagi membersihkan rumahnya. Sebab, pada malam hari sekitar pukul 02.00 WIB banjir rob sudah mulai masuk ke rumah-rumah,” tutur Awal, salah seorang warg, Kamis (4/1/2018).

Menurutnya, banjir yang dialami warga bukan hanya banjir air laut saja. Melainkan, akibat hujan yang cukup deras mengguyur kota Medan.

“Di Kecamatan Medan Belawan banjir rob dan banjir air hujan menggenangi perumahan warga, seperti di Kelurahan Belawan II yang hingga kini belum surut. Kemudian, Kelurahan Belawan Dicanang, Kelurahan Belawan Bahagia, Kelurahan Belawan Bahari dan Kelurahan Belawan I,” sebutnya.

Warga lainnya, H Syafii (55) mengatakan, di tahun 2005 silam setiap banjir rob airnya tidak pernah menggenangi rumah warga. Tapi, setelah adanya Reklamasi Pantai Ngabisin dan Paruh Kutai Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang, yang namanya banjir terus menerus merendam rumah warga.

“Warga saat ini merasa khawatir karena setiap habis banjir, maka akan menimbulkan berbagai macam penyakit,” ucapnya.

Dia berharap, kepada Pemerintah Kota Medan segera turun tangan mengatasi masalah banjir rob ini.

Sebagaimana diketahui, fenomena Supermoon yang terjadi pada saat memasuki awal 2018 akan juga dialami di wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut), termasuk Sumatera Utara (Sumut).

Dampak dari fenomena Supermoon tersebut yaitu adanya peningkatan tinggi muka air laut yang dapat mengakibatkan terjadinya rob atau genangan air laut di daratan.

Kepala Bidang Data dan Informasi BMKG Wilayah I Medan, Syahnan mengatakan, dari hasil pantauan BMKG fenomena Supermoon diprediksi akan terjadi sejak 1 sampai 4 Januari 2018.

“Fenomena supermoon itu mengakibatkan peningkatan tinggi muka air laut yang mengakibatkan terjadinya Rob,” tuturnya.

Disebutkan dia, beberapa wilayah di Sumut yang terkena dampak dari fenomena alam ini di antaranya Belawan, Kuala Tanjung, Pangkalan Susu, Sibolga dan Nias.

“Untuk wilayah tersebut kami menghimbau agar masyarakat di sekitar pesisir tetap waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak dari air laut pasang maksimum,” ucap Syahnan.

Dia menambahkan, masyarakat juga dihimbau untuk selalu memperhatikan update informasi cuaca dan gelombang dari BMKG.

“Umumnya fenomena supermoon itu terjadi mulai dari malam hingga pagi hari,” imbuhnya. (fir/pojoksumut)



loading...

Feeds