Ini Potensi Kebangkitan Ekonomi Sumut 2018

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Provinsi Sumatera Utara (Sumut) berpotensi memulihkan pertumbuhan ekonominya pada tahun ini. Sebab, Sumut memiliki beragam potensi yang tengah berjalan dan digenjot pemerintah baik pusat maupun daerah.

Menurut Pengamat ekonomi Sumut, Wahyu Ario, salah satu potensi momentum kebangkitan ekonomi Sumut yaitu pembangunan infrastruktur.

“Jalan tol saat ini diperpanjang lagi sampai Kota Tebing Tinggi yang diproyeksikan selesai tahun ini. Namun demikian, sebetulnya yang diharapkan jalur kereta api dan semua infrastruktur pendukungnya selesai. Dengan begitu, harapannya investasi akan masuk atau bertambah,” kata Ario, Jumat (5/1/2018).

Potensi berikutnya, adalah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangke yang ditargetkan beroperasi tahun ini. Meskipun, operasional yang dilakukan terbatas atau belum menyeluruh.

“Beroperasinya KEK Sei Mangke dapat menarik daerah-daerah terdekat seperti Labuhan Batu, Asahan, Batubara hingga Tapanuli Selatan, sebagai penyuplai bahan baku di kawasan industri baru tersebut,” tuturnya.

Dia melanjutkan, momentum pendorong lainnya ekonomi Sumut yaitu pertumbuhan ekonomi dunia. Biasanya, apabila ekonomi dunia tumbuh positif maka ekspor Sumut akan naik, karena Sumut merupakan penyuplai komoditas dunia.

Terbukti, angka pertumbuhan nilai ekspor pada triwulan III-2017 saja sudah sama dengan pertumbuhan triwulan I sampai IV-2016, yang mencapai 7,7 miliar. Untuk itu, pada 2018 diperkirakan pertumbuhan ekspor akan lebih baik lagi dikarenakan meningkatnya permintaan seiring positifnya laju ekonomi dunia.

“Negara Amerika, Eropa dan Jepang, laju pertumbuhan ekonominya pada 2017 cukup bagus. Tentunya, pada 2018 diproyeksikan semakin bagus lagi. Oleh karenanya, akan mendorong pertumbuhan ekonomi Sumut,” kata dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis USU ini.

Sebelumnya, kata dia, tahun 2018 merupakan momentum pertumbuhan ekonomi Sumut ke arah positif. Untuk itu, potensi yang ada harus dapat dimanfaatkan maksimal dan dijaga.

Diutarakannya, pertumbuhan ekonomi Sumut pada 2018 diprediksi sekitar 5,3 hingga 5,4 persen.

“Kita belum bisa mencapai angka 6 persen atau lebih, karena merupakan jangka panjang. Untuk itu, momentum tahun ini harus dijaga terus dan jangan sampai tidak. Apabila tidak dapat dijaga, maka Sumut akan menghadapi yang namanya ‘Middle Income Trap’, artinya pertumbuhan ekonomi hanya tumbuh sekitar 5 persen saja. Bisa dikatakan, Sumut tidak akan menjadi provinsi yang maju. Padahal, Sumut memiliki beragam potensi,” ujar Ario. (fir/pojoksumut)



loading...

Feeds